KOTABARU, KALSEL | TAKAM5.COM – Kecamatan Hampang mengirimkan lima perwakilan untuk mengikuti Pelatihan dan Peningkatan Kapasitas Tim Pendataan dan Pemetaan Lahan Perkebunan yang diselenggarakan PT LPP Agro Nusantara. Pelatihan tersebut menjadi bagian dari upaya mempercepat pendataan kebun sawit rakyat melalui program elektronik Surat Tanda Daftar Budidaya (e-STDB).
Kegiatan berlangsung selama empat hari, mulai 27 hingga 30 Juli 2026, di Ruma Guest House. Pelatihan merupakan hasil kerja sama PT LPP Agro Nusantara dengan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Kotabaru guna meningkatkan kapasitas aparatur dan tenaga pendamping di lapangan dalam melakukan pendataan serta pemetaan kebun sawit secara digital.
Berdasarkan data yang diperoleh, lima peserta yang mewakili Kecamatan Hampang terdiri atas Harwanto dari Pemerintah Desa Lalapin, Mudhir Munir selaku Sekretaris Desa Limbur, Edi Romansyah dari BPP Kecamatan Kelumpang Hilir, Irfan Maulana dari Pemerintah Desa Hampang, serta Mudin yang merupakan Ketua RT dari Desa Cantung Kanan.
Selama pelatihan, peserta dibekali berbagai materi teknis, mulai dari budidaya sawit berkelanjutan, panen dan pascapanen, pengelolaan kelembagaan, hingga teknik pemetaan lokasi perkebunan menggunakan perangkat digital. Untuk mendukung praktik pemetaan, setiap peserta diwajibkan membawa laptop dengan spesifikasi minimal prosesor 2 GHz, RAM 4 GB, kartu grafis 500 MB, serta ruang penyimpanan kosong sedikitnya 2 GB.
PT LPP Agro Nusantara merupakan lembaga pelatihan di bidang perkebunan yang telah berdiri sejak 1950. Lembaga tersebut memiliki pengalaman panjang dalam pengembangan sumber daya manusia sektor perkebunan dan sejak 2016 dipercaya oleh Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) sebagai salah satu penyelenggara pelatihan SDM perkebunan kelapa sawit.
Keikutsertaan lima perwakilan dari Kecamatan Hampang diharapkan dapat memperkuat proses pendataan kebun sawit rakyat di tingkat desa. Data yang akurat menjadi salah satu fondasi penting dalam mendukung legalitas usaha perkebunan rakyat sekaligus membuka akses petani terhadap berbagai program pembinaan dan pemberdayaan dari pemerintah.
Sebagai informasi, Kecamatan Hampang merupakan wilayah terluas di Kabupaten Kotabaru dengan luas mencapai 1.684,64 kilometer persegi atau sekitar 17,88 persen dari total luas kabupaten. Kecamatan ini terdiri atas sembilan desa dengan sektor perkebunan sebagai salah satu penopang utama perekonomian masyarakat.





