Kotabaru, Kalsel | Takam5.com – Anggota DPRD Kabupaten Kotabaru dari Partai Gerindra, H. Rustam Effendi, S.T., M.M., mendorong koperasi menjadi tulang punggung ekonomi rakyat, khususnya di wilayah pesisir. Hal itu ia sampaikan saat menghadiri Rapat Anggota Tahunan (RAT) Koperasi Laut Timur Bersatu di Desa Bekambit, Kecamatan Pulau Laut Timur, Kamis (1/5/2025).
Menurut Rustam, koperasi harus menjadi lokomotif dalam menggerakkan ekonomi desa agar lebih mandiri dan inklusif. “Koperasi bukan sekadar tempat simpan pinjam, tetapi wadah pemberdayaan ekonomi yang menanamkan semangat gotong royong dan kemandirian,” kata Rustam di hadapan para anggota dan tokoh masyarakat.
RAT ini sekaligus menetapkan struktur baru Koperasi Laut Timur Bersatu. Suhermanto, S.P., M.P., yang juga menjabat Ketua Pemuda Tani Kotabaru, terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Koperasi menggantikan M. Hafidz Halim, S.H.
Berikut struktur kepengurusan baru Koperasi Laut Timur Bersatu:
Ketua Dewan Penasehat: Andi Rustianto
Ketua Dewan Pembina: H. Rustam Effendi, S.T., M.M.
Wakil Ketua Dewan Pembina: M. Hafidz Halim, S.H.
Ketua Koperasi Sebelumnya: M. Hafidz Halim, S.H.
Ketua Koperasi yang Baru: Suhermanto, S.P., M.P.
Sekretaris Sebelumnya: Taryono, S.T.
Sekretaris Baru: Muhammad Sukhrowardi
Dewan Kehormatan:
Jali Rahman (Kepala Desa Kulipak)
Syahrudin (Kepala Desa Batu Tunau)
Rudi Gunawan (Kepala Desa Tanjung Pengharapan)
Suhermanto menyampaikan apresiasi kepada seluruh anggota yang telah memberikan kepercayaan kepadanya. Ia berkomitmen menjaga kekompakan tim dan memperbaiki sistem yang masih perlu dibenahi. “Kami siap menjadikan koperasi ini lebih terbuka, lebih profesional, dan benar-benar bermanfaat bagi anggota,” ucapnya.
Sementara itu, M. Hafidz Halim yang kini duduk sebagai Wakil Ketua Dewan Pembina berharap koperasi ini dapat terus berkembang meski berganti kepemimpinan. “Koperasi harus progresif. Artinya, tidak boleh stagnan. Kita harus gali potensi usaha lebih luas agar manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat,” ungkap Halim
Desa Bekambit dan wilayah pesisir Pulau Laut Timur dikenal memiliki potensi sumber daya kelautan dan hasil bumi yang besar, namun belum tergarap maksimal. Rustam menilai koperasi bisa menjadi jembatan antara potensi dan kesejahteraan.
“DPRD siap mengawal arah kebijakan agar koperasi semacam ini mendapat perhatian. Kita ingin ekonomi rakyat tumbuh dari bawah, dan koperasi menjadi kuncinya,” pungkas Rustam.
Acara turut dihadiri unsur pemerintah desa, tokoh masyarakat, pengacara, aktivis LSM, jurnalis, serta warga sekitar. Semangat pembaruan dan kebersamaan menjadi warna dalam rapat tersebut, membuka harapan baru bagi peran koperasi di Pulau Laut Timur. (***)






