KOTABARU, KALSEL | TAKAM5.COM – Sedikitnya 10 hingga 11 pengendara sepeda motor dilaporkan terjatuh di Jalan Ratu Intan, Desa Serongga, Dusun IV RT 12, tepatnya di depan Warung Dea, Jumat (12/6) sekitar pukul 13.30 WITA. Insiden tersebut diduga dipicu oleh tumpahan solar yang membuat permukaan jalan menjadi sangat licin, terlebih saat hujan mengguyur kawasan tersebut.

Peristiwa itu sempat menghebohkan warga sekitar. Sejumlah pengendara dilaporkan terjatuh secara bergantian saat melintasi titik lokasi kejadian. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut.

Seorang warga pemilik warung yang berada di dekat lokasi kejadian dan meminta namanya tidak dipublikasikan mengaku awalnya tidak mengetahui adanya kecelakaan tersebut karena sedang beristirahat.

“Saat itu saya sedang tidur. Tiba-tiba terdengar suara ribut dari luar. Setelah saya keluar, ternyata ada pengendara yang terjatuh. Tidak lama kemudian ada lagi pengendara yang jatuh di lokasi yang sama,” ujarnya kepada TAKAM5.COM.

Menurutnya, kondisi jalan yang licin akibat ceceran solar membuat para pengendara kehilangan kendali saat melintas. Apalagi saat kejadian cuaca sedang hujan sehingga permukaan jalan menjadi semakin berbahaya.

Berdasarkan keterangan saksi di lokasi, sedikitnya sekitar 10 pengendara sepeda motor menjadi korban akibat jalan licin tersebut.

“Kurang lebih ada sepuluh pengendara motor yang terjatuh. Syukurnya sebagian besar hanya mengalami luka ringan dan kendaraan mereka mengalami kerusakan ringan,” ungkapnya.

Mendapat laporan adanya kecelakaan, petugas Dinas Perhubungan (Dishub) Serongga segera turun ke lokasi untuk melakukan penanganan. Ceceran solar yang membahayakan pengguna jalan langsung dibersihkan menggunakan deterjen guna menghilangkan lapisan minyak di permukaan aspal.

Petugas Dishub Serongga, M. Rahmi Misa, mengatakan pihaknya bergerak cepat untuk mencegah terjadinya korban tambahan.

“Kami telah melakukan pembersihan terhadap ceceran minyak di badan jalan menggunakan deterjen. Saat ini kondisi jalan sudah aman dilalui kendaraan dan tidak ada lagi laporan pengendara yang mengalami kecelakaan akibat tumpahan tersebut,” katanya.

Ia juga mengimbau para pengemudi, khususnya kendaraan pengangkut bahan bakar maupun kendaraan berat, agar rutin memeriksa kondisi kendaraan sebelum beroperasi.

“Kami mengimbau para sopir agar lebih memperhatikan kondisi tutup tangki maupun kemungkinan adanya kebocoran. Pemeriksaan sebelum perjalanan sangat penting untuk mencegah kejadian serupa yang dapat membahayakan pengguna jalan lainnya,” tegasnya.

Hingga berita ini diterbitkan, kendaraan yang diduga menjadi sumber tumpahan solar tersebut masih belum diketahui. Identitas maupun pemilik kendaraan yang menyebabkan ceceran solar di badan jalan itu juga belum terungkap.

Meski tidak menimbulkan korban jiwa, peristiwa ini menjadi perhatian warga karena dalam waktu singkat sedikitnya 10 pengendara menjadi korban akibat jalan yang licin. Warga berharap pihak terkait dapat menelusuri asal-usul tumpahan solar tersebut agar ada pertanggungjawaban dan kejadian serupa tidak kembali terulang di kemudian hari. (*)

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *