KOTABARU, KALSEL | TAKAM5.com – Menindaklanjuti arahan Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Kotabaru, seleksi cabang olahraga sepak bola untuk Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) Kotabaru 2026 resmi bergulir. Salah satu titik pemantauan bakat ini dipusatkan di Lapangan Ismail, Desa Teluk Aru, yang menjadi saksi tingginya antusiasme para pesepak bola muda pada Minggu (25/1/2026).
Seleksi ini menyasar pelajar putra kelahiran 2009 hingga 2011 yang berasal dari cakupan wilayah yang luas, meliputi Pulau Laut Kepulauan, Pulau Laut Selatan, Pulau Laut Barat, Pulau Laut Tanjung Selayar, hingga Pulau Sembilan. Panitia pelaksana, Sutiar, mencatat lonjakan partisipasi yang signifikan sejak hari pertama.
“Partisipasi sangat tinggi, tercatat sebanyak 120 peserta dari berbagai kecamatan di wilayah zona tersebut turut ambil bagian,” ujar Sutiar saat memberikan keterangan di sela-sela kegiatan.
Senada dengan hal tersebut, Coach Shadiq dan Coach Zhabirin yang turun langsung memantau jalannya seleksi menegaskan bahwa agenda ini merupakan fondasi vital bagi pembinaan atlet di Kabupaten Kotabaru. Keduanya sepakat bahwa seleksi di Lapangan Ismail adalah pintu awal untuk menjaring bibit unggul yang akan dipersiapkan secara serius demi target tinggi di Popda 2026.
“Seleksi ini menjadi pintu awal untuk menjaring bibit-bibit unggul sepak bola yang akan dipersiapkan secara serius menghadapi Popda 2026,” tegas Coach Shadiq dan Zhabirin singkat.
Semangat pemerataan pun menjadi fokus utama dalam penjaringan kali ini. Perwakilan penyelenggara, Bahtiar, menyampaikan bahwa PSSI Kotabaru ingin memastikan setiap pelajar di berbagai kecamatan memiliki peluang yang sama untuk unjuk gigi. Ia berharap tidak ada potensi yang terlewatkan hanya karena kendala geografis.
“Penjaringan ini dilakukan merata agar setiap daerah memiliki peluang yang sama untuk menampilkan potensi atlet sepak bolanya,” kata Bahtiar menjelaskan visi di balik seleksi zona tersebut.
Selama dua hari pelaksanaan, yakni pada 24 dan 25 Januari 2026, para peserta diuji melalui berbagai tahapan penilaian ketat. Mereka yang dinyatakan lolos di tingkat zona nantinya akan kembali diadu di level kabupaten sebelum memasuki fase pemusatan latihan atau training center (TC) yang lebih intensif.
Dukungan terhadap talenta lokal ini juga mendapat atensi langsung dari pemerintah desa. Kepala Desa Teluk Aru, Jalamin, hadir memantau jalannya seleksi sekaligus memberikan suntikan motivasi bagi para atlet muda agar tetap menjunjung tinggi sportivitas di atas lapangan hijau. Jalamin menyatakan dukungan penuhnya terhadap pengembangan potensi generasi muda, terutama di bidang olahraga yang mampu membawa nama baik daerah.
Langkah serius ini diambil sebagai upaya melampaui capaian historis sepak bola Kotabaru yang pernah menyabet medali perunggu pada Popda 2020. Melalui sistem seleksi yang berjenjang dan terarah, Kotabaru optimistis mampu melahirkan generasi baru yang siap mengukir prestasi lebih tinggi pada ajang Popda 2026 mendatang. (Rel)





