Kotabaru, Kalsel | TAKAM5.COM – Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Kotabaru nomor urut 1, H. Muhammad Rusli, S.Sos. dan Syairi Mukhlis, S.Sos., dalam kampanye di Desa Sungai Kupang, Kecamatan Kelumpang Hulu, Jumat (18/10), memaparkan visi dan misi mereka yang berfokus pada perubahan signifikan di Kotabaru. Berbagai program unggulan di sektor pendidikan, kesehatan, ekonomi, dan infrastruktur menjadi sorotan dalam agenda kampanye tersebut.

Dalam orasi politiknya, Rusli menekankan pentingnya pemerataan pendidikan dengan memprioritaskan program “Kotabaru Cerdas Plus”. Program ini mencakup beasiswa bagi siswa berprestasi dan kurang mampu, serta pemberian seragam, sepatu, tas, dan alat tulis secara gratis bagi siswa baru. Menurut Rusli, pendidikan yang layak dan merata adalah pondasi utama untuk masa depan Kotabaru.
Sementara itu, Syairi Mukhlis memperkenalkan program kesehatan “Kotabaru Sehat Plus”, yang berkomitmen menyediakan pelayanan kesehatan gratis di seluruh wilayah, termasuk ambulance dan persalinan ibu hamil. Selain pembangunan rumah sakit di daerah terpencil, peningkatan fasilitas rawat inap di puskesmas juga menjadi bagian dari rencana ini. Syairi menegaskan bahwa kesehatan adalah hak dasar yang harus diakses oleh semua masyarakat, baik di perkotaan maupun pedesaan.
Di sektor ekonomi, Rusli-Syairi berkomitmen menciptakan 1000 lapangan kerja baru melalui penguatan Balai Latihan Kerja (BLK). Pelatihan teknis dan non-teknis akan diberikan secara gratis untuk meningkatkan keterampilan tenaga kerja lokal. Selain itu, pasangan ini akan membangun pabrik mini kelapa sawit dan menyediakan 1000 rompong bagi nelayan untuk meningkatkan kesejahteraan mereka.
Pembangunan infrastruktur juga menjadi fokus utama, dengan janji menyelesaikan proyek jembatan penghubung Kotabaru-Tanah Bumbu dan memperbaiki akses jalan desa. Rusli menekankan bahwa peningkatan konektivitas wilayah sangat penting untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi di Kotabaru.
Pasangan ini juga mengusung reformasi birokrasi dengan memastikan pelayanan publik yang cepat dan mudah diakses melalui pembentukan Unit Pelaksana Teknis (UPT) di setiap kecamatan. Dengan visi tersebut, Rusli-Syairi berharap bisa membawa perubahan nyata dan menyeluruh untuk Kotabaru yang lebih maju dan sejahtera.
(Red).





