Kotabaru, Kalsel | TAKAM5.COM – Pemerintah Kabupaten Kotabaru mulai menyalurkan bantuan bagi warga terdampak bencana gelombang tinggi dan angin kencang yang menerjang pesisir Desa Tanjung Samalantakan, Kecamatan Pamukan Selatan, pada Selasa (1/4).

Penyerahan bantuan secara simbolis dilakukan Wakil Bupati Kotabaru Syairi Mukhlis pada Rabu (2/4), disaksikan pejabat daerah, unsur Forkopimda, dan perwakilan warga terdampak. Hadir dalam kesempatan tersebut Kabagops Polres Kotabaru AKP Abdul Rauf, unsur Danramil, BPBD, serta Kepala Desa Tanjung Samalantakan, Hasnaini.

Bencana dipicu hujan lebat disertai angin kencang yang memicu gelombang tinggi hingga menerjang permukiman warga. Berdasarkan data sementara, sebanyak 50 rumah warga dilaporkan terdampak dengan rincian 27 rusak berat dan 23 rusak ringan. Selain itu, 12 perahu nelayan dilaporkan hancur, dan tiga jembatan kayu penghubung putus total.

“Ini bencana terparah dalam sejarah desa kami. Kami sangat membutuhkan pemecah gelombang sebagai langkah mitigasi ke depan,” kata Kepala Desa Hasnaini.

Wakil Bupati Syairi Mukhlis menyampaikan bahwa bantuan yang disalurkan saat ini masih bersifat simbolis, sembari menunggu verifikasi data lapangan. “Kami pastikan bantuan yang diberikan tepat sasaran. Proses pendataan korban masih berlangsung,” ujar Syairi.

Ia juga menegaskan komitmen pemerintah dalam percepatan pemulihan pascabencana, termasuk perbaikan infrastruktur dan kajian pembangunan pemecah gelombang di wilayah pesisir.

Kegiatan berlangsung aman dan kondusif hingga pukul 14.15 Wita dengan pengamanan dari jajaran Polsek Pamukan Selatan. Pemerintah daerah memastikan distribusi bantuan akan dilakukan secara bertahap sesuai kebutuhan warga.

(*/Ril)

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *