Kotabaru, Kalsel | TAKAM5.COM – Direktur Utama PT Saijaan Mandiri Lestari (SML) Perseroda, Hariadi Mulia, membeberkan secara terbuka aliran Dana Participating Interest (PI) 10 persen dari Blok Sebuku dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi II DPRD Kotabaru, Senin (14/4/25).

Di hadapan para legislator, Hariadi menyoroti tidak adanya kejelasan dari PT Dangsanak Banua Sebuku (DBS), selaku entitas pengelola awal, terkait total dana yang telah disalurkan oleh operator migas PT Mubadala Energy.

“Ini penting. Kami dari SML sudah berkali-kali mempertanyakan berapa sebenarnya dana yang diturunkan oleh PT Mubadala ke PT DBS, tapi sampai sekarang belum ada jawaban pasti,” tegasnya.

Menurut Hariadi, selama ini SML hanya menerima dana dalam bentuk transfer dividen tanpa rincian menyeluruh terkait komponen dan nilai penuh dana PI. Ia bahkan menyebut belum ada satu pun pertemuan resmi dengan PT DBS yang bisa mengurai duduk persoalan tersebut.

“Saya berharap ke depan, mereka bisa diundang hadir dalam forum seperti ini agar masalah bisa dibahas bersama dan transparan,” imbuhnya.

Dalam forum itu, Hariadi juga merinci dana PI yang telah diterima SML sejak Januari 2023 hingga November 2024, dengan total mencapai Rp30.894.234.546, terdiri dari lima kali transfer:

11 Januari 2023: Rp23.229.377.850

17 Maret 2023: Rp1.164.856.696

19 Desember 2023: Rp1.500.000.000

8 Juli 2024: Rp2.500.000.000

20 November 2024: Rp2.500.000.000

Dari total tersebut, Rp5,1 miliar telah disetor ke kas daerah. Namun, SML juga melakukan kompensasi sebesar Rp2 miliar untuk menutupi tidak adanya penyertaan modal tunai dari Pemkab Kotabaru saat perusahaan daerah itu didirikan.

“Pemotongan itu sudah sesuai kesepakatan awal dan hasil evaluasi badan pengawas internal,” jelas Hariadi.

Lebih lanjut, Hariadi menyampaikan bahwa sebelum resmi berbadan hukum Perseroan Terbatas (PT) pada 4 Maret 2025, SML memang belum diperkenankan menjalankan kegiatan usaha langsung. Karena itu, dana PI sementara dialokasikan untuk pengembangan anak usaha di sektor perkebunan sawit, perikanan, jasa pengangkutan batubara, serta konstruksi.

(*)

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *