Tanah Bumbu, Kalsel | Takam5.com – Pertanyaan yang mengguncang publik: ke mana sebenarnya mengalirnya dana hibah sebesar Rp32,4 miliar yang dialokasikan untuk KPUD Tanah Bumbu menjelang Pemilu 2024?
Wakil Rakyat dari WRC PAN RI Kalimantan Selatan tidak tinggal diam. Ketua Divisi Pengawasan dan Penindakan, Hendarta Suprajat, berkunjung ke Kantor Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Tanah Bumbu untuk menuntut kejelasan.
Dalam pertemuan dengan Kepala Badan Kesbangpol, Nahrul Fajri, S.Pd, M.Pd, Hendarta secara tegas menanyakan transparansi penggunaan dana hibah yang cukup besar tersebut. Nahrul mengakui bahwa laporan dari KPUD telah diterima sejak April 2025, namun hingga kini informasi tersebut belum dapat diakses publik karena menunggu instruksi dari pimpinan.
“Kami tidak berbicara asumsi, tapi hak publik untuk mengetahui. Ini adalah dana rakyat, bukan milik pribadi,” tegas Hendarta. Selasa, (03/06/25).
Ia menambahkan bahwa ketidaktransparanan dalam laporan keuangan hanya akan memicu spekulasi dan mengikis kepercayaan masyarakat terhadap lembaga penyelenggara pemilu. WRC PAN RI berkomitmen untuk terus mengawal isu ini hingga laporan dapat diakses secara terbuka.
WRC PAN RI menggarisbawahi pentingnya pengawasan partisipatif untuk mencegah penyalahgunaan dana publik, terutama dalam momen krusial demokrasi seperti Pemilu. Masyarakat diimbau untuk ikut berperan aktif dalam mengawasi dan menuntut akuntabilitas dari semua pihak terkait. (Team)





