Banjarmasin, Kalsel | TAKAM5.COM – Dalam rangka memperingati Hari Pers Nasional (HPN) 2025, Seksi Hubungan Masyarakat (Humas) Polres Kotabaru, yang diwakili oleh Kasi Humas IPTU Agus Riyanto, hadir dalam Seminar Nasional bertajuk Transformasi Publikasi Media Berbasis Birokrasi Digital. Acara yang digelar oleh Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kalimantan Selatan ini berlangsung pada Jumat, 7 Februari 2025, pukul 13.00 WITA, di Neptunus Ballroom, Lantai 3, Galaxy Hotel Banjarmasin.

Seminar ini menjadi titik temu berbagai pihak terkait, mulai dari pejabat pemerintah, perwakilan media, hingga akademisi dan pelaku usaha. Hadir dalam acara ini Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) dari seluruh Indonesia, perwakilan PWI, serta Humas dari berbagai instansi vertikal, BUMN, perbankan, dan sektor swasta. Tak ketinggalan, perwakilan Polda Kalsel dan Kasi Humas Polres jajaran Polda Kalsel juga turut ambil bagian dalam acara penting ini.
Sejumlah narasumber ahli pun hadir memberikan wawasan terkait perkembangan media dan birokrasi digital, antara lain:
1. Fifi Aleyda Yahya, Dirjen Komunikasi Publik dan Media Kementerian Kominfo.
2. Deputi Transformasi Digital Pelayanan Publik Kementerian PAN RB.
3. Muhammad Faisal, Ketua Asosiasi Dinas Kominfo se-Indonesia dan Kadis Kominfo Kaltim.
4. Penasihat LKBPH PWI.
5. Agung Dharma Jaya, Wakil Ketua Dewan Pers.
Tujuan utama seminar ini adalah untuk merumuskan standar profesionalisme jurnalis dan perusahaan pers, serta menyusun kerja sama dalam publikasi media yang sesuai dengan regulasi Dewan Pers. Tak hanya itu, seminar ini juga bertujuan untuk mendorong terciptanya pemerintahan yang lebih akuntabel dan transparan melalui pemanfaatan teknologi digital, seperti e-katalog, dalam kerja sama media.
IPTU Agus Riyanto, yang mewakili Polres Kotabaru, menilai seminar ini sangat bermanfaat. Ia menyatakan, “Kegiatan ini memberi wawasan baru bagi kami, terutama dalam memahami peran media dalam transformasi digital. Ini sangat penting untuk meningkatkan kualitas pelayanan informasi kepada masyarakat di era digital seperti sekarang.”
Dengan berakhirnya seminar ini, diharapkan dapat tercipta sinergi antara pemerintah, media, dan masyarakat, yang pada gilirannya akan memperkuat akuntabilitas dan transparansi dalam penyebaran informasi publik.
(*/HPK)





