Kotabaru, Kalsel | TAKAM5.COM – Salah satu inisiator pemekaran wilayah Tanah Kambatang Lima, Zaini Sukarni, angkat bicara mengenai Pilkada Kotabaru 2024. Menurutnya, pemilihan kali ini adalah momentum yang tepat untuk mewujudkan cita-cita masyarakat Kotabaru daratan agar menjadi daerah otonom baru (DOB) dengan nama Tanah Kambatang Lima.

Zaini biasa disapa Zen’ menyoroti pentingnya kehadiran putra asli Kotabaru daratan dalam kontestasi Pilkada, ia menekankan bahwa Syairi Mukhlis, yang maju mendampingi Bacalon bupati Muhammad Rusli, adalah figur yang tepat untuk memperjuangkan aspirasi masyarakat Kotabaru daratan. “Soal keyakinan tentu tidak diragukan lagi,” tegas Zen’. “Syairi sudah berbuat, sementara yang lain masih dipertanyakan keseriusannya.” Pada Senin, (12/8/2024). Di kediamannya di wilayah kecamatan kelumpang hulu desa Sidomulyo.

IMG 20240812 WA0030
Foto: Zaini Sukarni Salah satu Inisiator Penuntut Pemekaran Kotabaru daratan.

Lebih jauh menurutnya, Syairi Mukhlis dikenal sebagai tokoh yang gigih memperjuangkan pemekaran Tanah Kambatang Lima. Sebagai Ketua DPRD Kotabaru sejak 2020, ia telah mencatatkan sejarah dengan menggerakkan ribuan warga Kotabaru daratan untuk mendukung pemekaran wilayah tersebut.

Zaini meyakini bahwa dengan mendukung pasangan Muhammad Rusli-Syairi Mukhlis, masyarakat Kotabaru daratan dapat memperkuat posisi mereka dalam memperjuangkan pemekaran wilayah menjadi daerah otonom baru. Ia menyerukan agar seluruh warga daratan Kotabaru bersatu dalam Pilkada ini, demi mewujudkan impian lama mereka.

IMG 20240812 WA0016

“Ini adalah kesempatan kita, kesempatan bagi warga Kotabaru daratan untuk menyambut pemimpin yang akan membawa perubahan nyata. Dengan adanya perwakilan di eksekutif, persetujuan pemekaran Tanah Kambatang Lima akan lebih mudah dicapai,” imbuhnya.

“Pilkada Kotabaru 2024 tidak hanya menjadi ajang pemilihan kepala daerah, tetapi juga menjadi penentu masa depan Kotabaru daratan dalam mencapai status DOB. Dukungan terhadap kandidat yang memiliki visi dan komitmen terhadap pemekaran wilayah menjadi sangat krusial dalam menentukan arah perkembangan daerah tersebut,” ungkap H. Supian Pantai, salah satu tokoh masyarakat daratan Kecamatan Kelumpang Selatan.

(Red).

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *