BANJARMASIN, KALSEL | TAKAM5.COM – Kabar wafatnya tokoh muda Kalimantan Selatan, Yazidie Fauzi, pada Senin (9/3/2026), membawa duka bagi banyak kalangan. Ucapan belasungkawa datang dari berbagai pihak, mulai dari tokoh politik, kader partai, hingga masyarakat yang selama ini mengenal kiprah almarhum.
Salah satu ungkapan duka disampaikan Wakil Ketua DPRD Kabupaten Tanah Bumbu, H. Hasanuddin, yang juga menjabat sebagai Ketua DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Tanah Bumbu. Ia mengaku sangat kehilangan sosok Yazidie Fauzi yang dikenal aktif memperjuangkan aspirasi masyarakat serta terlibat dalam berbagai kegiatan politik dan kepemudaan di Kalimantan Selatan.
Menurut Hasanuddin, kepergian almarhum tidak hanya menjadi kehilangan bagi keluarga, tetapi juga bagi keluarga besar PKB dan para sahabat yang pernah berjuang bersama dalam berbagai organisasi.
“Kami atas nama pribadi dan keluarga besar PKB Tanah Bumbu menyampaikan duka cita yang mendalam atas wafatnya saudara kita Yazidie Fauzi. Semoga almarhum husnul khatimah, amal ibadahnya diterima oleh Allah SWT, dan keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan serta kesabaran,” ujar Hasanuddin.
Ia menilai Yazidie Fauzi merupakan sosok yang memiliki semangat tinggi dalam memperjuangkan kepentingan masyarakat. Kepribadiannya yang ramah membuat almarhum mudah bergaul dan memiliki banyak sahabat dari berbagai kalangan.
Semasa hidupnya, Yazidie Fauzi dikenal aktif di dunia politik dan kepemudaan. Ia pernah menjabat sebagai Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Selatan dari Fraksi PKB pada periode 2014–2019. Selain itu, almarhum juga pernah dipercaya memimpin Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kalimantan Selatan.
Selama memimpin organisasi kepemudaan tersebut, Yazidie Fauzi kerap mendorong keterlibatan generasi muda dalam pembangunan daerah. Berbagai kegiatan sosial dan kepemudaan digagasnya sebagai upaya memperkuat peran pemuda di tengah masyarakat.
Kepergian almarhum meninggalkan kesan mendalam bagi rekan-rekan seperjuangannya. Banyak yang mengenang Yazidie Fauzi sebagai sosok pekerja keras, rendah hati, serta memiliki kepedulian tinggi terhadap masyarakat.
Di media sosial, ucapan belasungkawa terus berdatangan dari berbagai tokoh politik, aktivis kepemudaan, hingga masyarakat luas. Mereka mengenang almarhum sebagai pribadi yang terbuka dalam berdialog dan mampu merangkul berbagai kalangan.
Bagi sebagian masyarakat Kalimantan Selatan, Yazidie Fauzi tidak hanya dikenal sebagai politisi, tetapi juga figur pemuda yang aktif membangun komunikasi lintas organisasi dan komunitas. Perannya dinilai mampu menjembatani aspirasi generasi muda dengan dunia politik dan pemerintahan.
Hasanuddin berharap masyarakat turut mendoakan almarhum agar mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT. Ia juga mengajak semua pihak untuk mengenang pengabdian Yazidie Fauzi selama hidupnya.
“Semoga segala kebaikan dan pengabdian beliau menjadi amal jariyah yang terus mengalir,” tutupnya. (Team)





