Magelang, Jawa Tengah | TAKAM5.COMBupati Kotabaru, Muhammad Rusli, resmi mengikuti kegiatan Retreat Kepala Daerah di Akademi Militer (Akmil) Magelang, Jawa Tengah. Kegiatan yang digelar selama sepekan, mulai 21 hingga 28 Februari 2025 ini, diikuti oleh seluruh kepala daerah se-Indonesia dengan mengenakan seragam komponen cadangan (komcad). Retreat ini menjadi ajang pembekalan fisik dan mental bagi para pemimpin daerah sebelum menjalankan tugas pemerintahan.

IMG 20250222 WA0036 11zon
Istimewa (Sumber Foto Dok: Diskominfo Ktb)

Usai mengikuti pelantikan Bupati se-Indonesia di Istana Negara yang dipimpin langsung oleh Presiden RI, Prabowo Subianto, Bupati Rusli menyatakan kesiapannya menghadapi tantangan di Akmil. “Saya yakin kegiatan ini tidak hanya mengasah sumber daya manusia, tetapi juga melibatkan aktivitas lapangan yang menuntut kesiapan fisik dan mental. Saya sudah siap,” tegasnya.

Retreat ini dirancang untuk meningkatkan kedisiplinan dan kapasitas para kepala daerah. Rusli berharap, melalui kegiatan ini, dirinya dan rekan-rekan kepala daerah lainnya dapat menjalankan tugas dengan lebih maksimal. “Sebagai pemimpin daerah, kita harus siap menghadapi segala tantangan, baik fisik maupun mental,” ujarnya.

Para peserta tiba di Akmil Magelang menggunakan bus dari Rindam IV Diponegoro. Sebelum memasuki kawasan akademi, mereka transit di Wisma Sumbing yang terletak tepat di depan Akmil. Di sana, para kepala daerah dikelompokkan berdasarkan peleton, membentuk barisan, dan meneriakkan yel-yel penyemangat sebelum berjalan menuju gerbang Akmil.

Kedatangan mereka disambut secara simbolis dengan pengalungan bunga kepada perwakilan gubernur, bupati, dan wali kota. Gubernur Akmil, Mayor Jenderal TNI Arnold Aristoteles Paplapna Ritiauw, turut menyambut langsung para peserta. Hadir pula Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arta Sugiarto, serta sejumlah pejabat tinggi lainnya.

Kegiatan Retreat Kepala Daerah ini diharapkan tidak hanya memperkuat kedisiplinan, tetapi juga membangun sinergi antara pemerintah daerah dan institusi militer. Dengan bekal fisik dan mental yang terlatih, para kepala daerah diharapkan mampu menghadapi kompleksitas tugas pemerintahan di era modern.

“Retreat ini bukan sekadar seremonial, tapi langkah konkret untuk mempersiapkan pemimpin daerah yang tangguh dan berintegritas,” pungkas Bupati Rusli.

(*/Ril/Diskominfoktb)

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *