Kotabaru, Kalsel | TAKAM5.COM – Bahrudin, lulusan insinyur pertanian dan magister ekonomi pembangunan dari Universitas Lambung Mangkurat (ULM), dikenal sebagai penggagas utama pemekaran Daerah Otonom Baru (DOB) Tanah Kambatang Lima. Kini, dia siap turun gunung untuk mendukung pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Kotabaru nomor urut 1, Rusli-Syairi, dalam Pilkada 2024 yang semakin kompetitif.

IMG 20240929 WA0023 11zon

Baca juga: Ir. Bahrudin. ME: Rusli-Syairi, Jawaban Atas Kebimbangan Pilkada Kotabaru 2024

Mantan Camat Pulau Laut Timur ini menilai pasangan Rusli-Syairi memiliki potensi besar dalam mewujudkan pemekaran tersebut. Menurutnya, Syairi telah membuktikan komitmennya terhadap DOB Tanah Kambatang Lima saat menjabat sebagai Ketua DPRD Kotabaru, dengan memberikan persetujuan pemekaran daerah tersebut. Hal ini diungkapkan Bahrudin ketika Syairi berkunjung ke kediamannya di kawasan Pulau Laut Sigam, Gunung Manangguk. Pada Rabu (3/10/24) malam.

Bahrudin, yang lahir di Desa Sanakin dan pernah menjabat Kepala Bidang Politik di Kesbangpol, memiliki pandangan luas mengenai politik dan kebangsaan. Baginya, pasangan Rusli-Syairi, yang didukung oleh partai besar, sangat tepat karena partai tersebut mewakili suara rakyat.

“Dukungan politik dari partai pengusung memberikan struktur yang terorganisir dan memudahkan mobilisasi massa serta pendanaan,” kata Bahrudin. Ia menambahkan, dukungan ini juga memberikan akses langsung kepada pemerintah pusat, yang penting dalam mengadvokasi kebijakan yang menguntungkan daerah Kotabaru.

Bahrudin juga menghimbau masyarakat di wilayah Takam Lima untuk bersatu memberikan dukungan kepada pasangan Rusli-Syairi.
“Saya menghimbau terkhusus kepada masyarakat yang berada di wilayah Takam Lima pada 12 kecamatan. Mari kita bersatu padu memberikan dukungan dan sekaligus pilihan kepada pasangan calon nomor urut 1, M. Rusli-Syairi Mukhlis. Ini adalah momentum terbaik untuk mewujudkan DOB Tanah Kambatang Lima. Mumpung calon wakil bupatinya adalah putera asli Tanah Kambatang Lima, kita bisa yakini 100% dia akan mengeluarkan surat persetujuan jika terpilih, sesuai dengan persyaratan administrasi PP 78 Tahun 2007,” tegas Bahrudin.

Lebih lanjut, Bahrudin menyoroti pengalaman politik dan pemahaman sistem pemerintahan yang dimiliki Rusli-Syairi sebagai keunggulan utama. “Keterampilan negosiasi dan jaringan luas yang mereka bangun akan menjadi modal penting dalam menjalankan pemerintahan yang stabil dan efektif,” tambahnya.

Soal pemekaran, Bahrudin menjelaskan bahwa ada dua pendekatan, yakni bottom-up (usulan dari daerah) dan top-down (usulan dari pusat). Meskipun prosesnya memakan waktu, keputusan politik tetap memegang peran penting. “Inilah alasan mengapa kita harus mendukung pasangan yang diusung oleh partai,” tegas mantan Kepala Seksi Sumberdaya dan Kelembagaan di Kabupaten Tanah Laut, Pelaihari ini.

Selain itu, Bahrudin juga menekankan pentingnya peran partai politik dalam menjaga stabilitas di daerah. “Partai pengusung berperan dalam mengendalikan konflik dan menjaga kesatuan pemerintahan, sehingga program-program Rusli-Syairi dapat berjalan dengan lancar,” tutupnya.

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *