Kotabaru, Kalsel | TAKAM5.COM — Bupati Kotabaru H. Muhammad Rusli membuka Focus Group Discussion (FGD) bertema Peran ASN dalam Mewujudkan Visi Misi Kepala Daerah yang dirangkai dengan peringatan Hari Ulang Tahun Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) ke-54 Tahun 2025, Senin (15/12/2025).
Kegiatan yang digelar di Ballroom Hotel Grand Surya Kotabaru itu dihadiri Wakil Bupati Kotabaru, Ketua DPRD Kotabaru, Sekretaris Daerah, staf ahli dan asisten bupati, kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), para camat se-Kabupaten Kotabaru, serta jajaran pimpinan RSUD Pangeran Jaya Sumitra dan RSUD Sengayam.
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kotabaru, Anang Muhammad Zen, dalam laporannya menyampaikan bahwa FGD ini bertujuan memperkuat peran Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam mengimplementasikan visi dan misi kepala daerah. Upaya tersebut dilakukan melalui peningkatan kapasitas, profesionalisme, serta penguatan sinergi lintas sektor.
“FGD ini diharapkan menjadi ruang diskusi strategis bagi ASN dan seluruh perangkat daerah untuk menyamakan persepsi serta memperkuat komitmen dalam mendukung arah pembangunan Kabupaten Kotabaru,” ujar Anang.
Dalam sambutannya, Bupati H. Muhammad Rusli menegaskan bahwa peringatan HUT Korpri harus dimaknai sebagai momentum refleksi, bukan sekadar agenda seremonial. Menurutnya, ASN memiliki peran sentral sebagai ujung tombak birokrasi dalam mewujudkan visi dan misi pembangunan daerah.
“Visi dan misi kepala daerah tidak boleh berhenti pada dokumen perencanaan, tetapi harus diwujudkan dalam pelayanan publik yang berkualitas dan program pembangunan yang tepat sasaran,” kata Rusli.
Ia menekankan tiga nilai utama yang harus dimiliki ASN, yakni integritas dan profesionalisme, kemampuan berinovasi serta beradaptasi terhadap perubahan, dan kolaborasi lintas sektor. Rusli menilai keberhasilan pembangunan daerah hanya dapat dicapai melalui kerja kolektif seluruh elemen pemerintahan.
Melalui FGD tersebut, pemerintah daerah berharap muncul gagasan dan rekomendasi konstruktif yang dapat memperkuat peran ASN dalam mendukung pembangunan Kabupaten Kotabaru ke depan.
“Kita jadikan momentum ini sebagai pengingat bahwa pengabdian ASN sepenuhnya ditujukan untuk kepentingan masyarakat, bangsa, dan negara,” ujarnya.
FGD dijadwalkan berlangsung sepanjang hari dengan menghadirkan sejumlah narasumber, diskusi, serta pemaparan materi terkait peningkatan kompetensi dan peran strategis ASN dalam pemerintahan daerah.
Selain FGD, kegiatan ini juga dirangkai dengan penyerahan bantuan secara simbolis, meliputi bantuan pendidikan, hibah barang, serta bantuan kemanusiaan bagi korban bencana alam dan kebakaran. Bantuan disalurkan melalui Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Kotabaru dan Pemerintah Kabupaten Kotabaru sebagai wujud kepedulian terhadap kesejahteraan masyarakat dan peningkatan kualitas sumber daya manusia. (*/Ril)





