TANAH BUMBU, KALSEL | TAKAM5.COM – Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu akan menggelar Rapat Koordinasi dan Advokasi Tim Percepatan Penanggulangan Tuberkulosis (TBC) pada Jumat, 14 November 2025, di Hotel Lotusa, Batulicin. Kegiatan ini menjadi forum penyelarasan strategi lintas sektor dalam mengejar target eliminasi TBC yang ditetapkan pemerintah.
Agenda tersebut menindaklanjuti Peraturan Gubernur Kalimantan Selatan Nomor 060 Tahun 2024 dan SK Gubernur tentang pembentukan Tim Percepatan Penanggulangan TBC 2024–2029. Undangan resmi diterbitkan melalui Sekretariat Daerah, yang menegaskan pentingnya kolaborasi seluruh pemangku kepentingan.
Dari berbagai unsur yang diundang, perhatian tertuju pada kehadiran Ketua BAZNAS Tanah Bumbu, H. Hamzah, S.E., M.A, yang dinilai memiliki peran strategis dalam penguatan dukungan sosial terhadap keluarga rentan terdampak TBC.
Kepada media, Hamzah menyatakan bahwa penanggulangan TBC tidak bisa dipandang sebatas isu kesehatan semata, tetapi juga persoalan kemanusiaan yang berkaitan erat dengan kesejahteraan masyarakat.
“Banyak pasien TBC yang secara ekonomi terpukul karena proses pengobatan yang panjang. Di sinilah BAZNAS hadir untuk memastikan tidak ada warga yang kehilangan akses terhadap kehidupan layak hanya karena mereka sedang berjuang melawan penyakit,” ujarnya.
Hamzah menegaskan BAZNAS siap memperkuat skema bantuan khusus bagi keluarga pasien TBC, baik dalam bentuk dukungan logistik, pendampingan sosial, maupun program pemberdayaan.
“Kami mendukung penuh langkah pemerintah daerah. Eliminasi TBC bukan hanya target angka, melainkan upaya memastikan masyarakat paling rentan tetap terlindungi,” tambahnya.
Rakor tersebut akan menghadirkan berbagai pemateri, termasuk gambaran situasi TBC di Tanah Bumbu dan dukungan pemerintah daerah terhadap percepatan eliminasi. Peserta terdiri dari perangkat daerah, camat, kepala puskesmas, dokter spesialis, fasilitas kesehatan, hingga BPJS Kesehatan.
(Sir)







