KOTABARU | TAKAM5.COM – Ketua Dewan Adat Dayak Kabupaten Kotabaru, Muhammad Yani, menyerukan seluruh masyarakat Dayak untuk tetap menjaga kedamaian dan persatuan di tengah meningkatnya ketegangan nasional akibat aksi demonstrasi besar-besaran di Jakarta dan sejumlah kota lainnya.
Ia menegaskan pentingnya menjunjung nilai-nilai dasar bangsa seperti Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, dan semboyan Bhineka Tunggal Ika sebagai landasan dalam menyikapi perbedaan pendapat. Menurutnya, dinamika politik yang memanas tidak boleh memicu perpecahan atau aksi anarkis yang dapat merugikan masyarakat.
“Berbeda pendapat itu wajar, tapi jangan sampai berujung aksi anarkis. Mari kita utamakan musyawarah, persaudaraan, dan gotong royong,” ujarnya dalam himbauan resmi yang dirilis pada Jumat (29/8/2025).
Seruan ini disampaikan di tengah gelombang demonstrasi di Jakarta yang memprotes sejumlah kebijakan pemerintah dan insiden tewasnya seorang pengemudi ojek online dalam bentrok dengan aparat di depan DPR. Aksi serupa juga terjadi di berbagai kota, memicu penutupan akses transportasi publik dan peningkatan pengamanan oleh aparat.
Yani mengajak seluruh warga Dayak, khususnya di Kabupaten Kotabaru, untuk tidak mudah terprovokasi dan tetap mendukung langkah pemerintah dalam menjaga stabilitas negara. “Dengan persatuan dan dukungan terhadap pemerintahan Bapak Presiden Prabowo Subianto, insyaallah Indonesia tetap aman, damai, dan sejahtera untuk generasi kita,” katanya.
Ia menutup himbauannya dengan salam adat Dayak, “Adil Katalino, Bacuramin Kasaruga, Basengat Kajubata. Arus… arus… arus…” sebagai pengingat akan pentingnya nilai budaya dan kebersamaan dalam menjaga kedamaian daerah. (***)





