Kotabaru, Kalsel | TAKAM5.COM – Satuan Tugas (Satgas) Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-123 Kodim 1004/Kotabaru tak hanya fokus pada pembangunan fisik, tetapi juga berperan aktif dalam pelestarian lingkungan. Bersama masyarakat Desa Talusi, Kecamatan Pamukan Selatan, Satgas TMMD menggelar aksi penanaman pohon sebagai bentuk kepedulian terhadap alam dan keberlanjutan ekosistem.
Puluhan bibit pohon produktif dan endemik, seperti mangga, rambutan, trembesi, serta mahoni, ditanam di sepanjang pemukiman, lahan kritis, dan pinggiran jalan desa. Langkah ini tidak hanya bertujuan untuk mencegah erosi dan meningkatkan kualitas udara, tetapi juga menjadi sarana edukasi bagi masyarakat tentang pentingnya menjaga lingkungan.
Komandan Kodim (Dandim) 1004/Kotabaru, Letkol Inf Bayu Oktavianto Sudibyo, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya TNI dalam merespons tantangan perubahan iklim sekaligus membangun kesadaran lingkungan di tengah masyarakat.
“Kita ingin memberikan contoh nyata bahwa pelestarian lingkungan bisa dimulai dari langkah sederhana, seperti menanam pohon. Ini adalah bagian dari tanggung jawab kita bersama untuk menjaga alam agar tetap lestari,” ujar Letkol Bayu.
Dukungan juga datang dari Kepala Desa Talusi, Noor Ahmadi, yang mengapresiasi keterlibatan Satgas TMMD dalam program penghijauan ini. Menurutnya, kehadiran TNI tak hanya membawa manfaat dari segi infrastruktur, tetapi juga membantu meningkatkan kesadaran warga akan pentingnya lingkungan yang hijau dan asri.
“Kami sangat berterima kasih. Pohon-pohon yang ditanam ini bukan hanya akan memperindah desa, tetapi juga bermanfaat bagi warga, baik dari hasil buahnya maupun dampak ekologisnya,” kata Noor Ahmadi.
Selain penanaman pohon, program TMMD ke-123 di Desa Talusi juga mencakup pembangunan jalan, penyuluhan kesehatan, dan pelatihan keterampilan bagi masyarakat. Seluruh rangkaian kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan warga serta mempererat sinergi antara TNI dan rakyat.
“Harapannya, gerakan kecil ini bisa menjadi inspirasi bagi daerah lain untuk lebih peduli terhadap lingkungan. Pelestarian alam bukan hanya tugas pemerintah, tetapi juga tanggung jawab kita semua,” pungkas Letkol Bayu. (*/Ril)





