IMG 20250517 WA0025 11zon

KOTABARU, KALSEL | TAKAM5.COM – Baru beberapa bulan menjabat, Bupati Kotabaru Muhammad Rusli langsung menunjukkan langkah konkret dalam menunaikan janji kampanyenya. Salah satu gebrakan beraninya adalah menghidupkan kembali pembangunan RSUD Stagen yang sempat terbengkalai selama satu dekade.

Dalam beberapa pekan terakhir, Rusli bersama Wakil Bupati Syairi Mukhlis dan seluruh jajaran SKPD turun langsung melakukan gotong royong di kawasan pembangunan RSUD Stagen, Kecamatan Pulau Laut Utara. Aksi ini menjadi bukti nyata bahwa pemerintahan baru tak ingin berlama-lama terjebak dalam rutinitas birokrasi melainkan bergerak cepat demi kemaslahatan rakyat.

“RSUD Stagen ini bukan sekadar proyek fisik. Ini soal hak masyarakat untuk mendapat layanan kesehatan yang layak. Saya tidak ingin ini terus menjadi simbol kegagalan, kita akan selesaikan,” tegas Rusli saat ditemui di lokasi, Sabtu (17/5/25).

Menurutnya, kelanjutan pembangunan RSUD Stagen merupakan bagian integral dari visi-misi “Kotabaru Hebat”, yang menekankan pada pembangunan infrastruktur dasar yang berkualitas dan ramah lingkungan.

“Bukan alasan untuk menyerah. Saya bangkit, berkomitmen, dan akan menyelesaikannya dengan hasil maksimal,” ujar Rusli menambahkan.

Langkah Rusli mendapat sambutan positif dari masyarakat. Robbi, salah satu warga Kotabaru, mengaku lega dan optimistis dengan arah kebijakan bupati baru ini.

“Saya sangat mendukung. Rumah sakit yang sekarang belum memadai, terutama dari fasilitas kamar dan lainnya. Sudah saatnya ada perubahan,” kata Robbi.

Menariknya, upaya ini juga tak semata mengandalkan dana APBD. Rusli langsung menggandeng pihak swasta, dalam hal ini perusahaan batu bara PT Sebuku Tanjung Coal (STC), untuk turut ambil bagian dalam penyelesaian RSUD Stagen. Kolaborasi lintas sektor ini diharapkan mampu mempercepat proses pembangunan dan menghadirkan layanan kesehatan yang lebih baik bagi masyarakat Kotabaru.

Dengan langkah-langkah progresif ini, Rusli menunjukkan bahwa perubahan bukan sekedar slogan kampanye, tetapi kerja nyata yang bisa dirasakan langsung oleh rakyat. (Ril)

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *