Kotabaru, Kalsel | TAKAM5.COM – Suasana hangat dan penuh kekeluargaan menyelimuti Balai Adat Balian Lawiansyah Arga di Desa Cantung Kanan RT 001 RW 01, Kecamatan Hampang, Kabupaten Kotabaru. Di ruang sederhana itulah Pengurus Damang Adat Dayak Meratus Borneo (DADMB) Provinsi Kalimantan Selatan bersilaturahmi bersama jajaran DADMB Ranting Kotabaru, perwakilan Polsek dan Koramil Hampang, serta tokoh adat, tokoh pemuda, tokoh agama, dan warga setempat.

Pertemuan itu bukan sekadar agenda seremonial. Ia menjadi ruang temu antara adat dan negara, antara generasi tua dan muda, sekaligus antara harapan dan tanggung jawab. Dalam sambutannya, Ketua DADMB Ranting Kotabaru, Masdiri, berbicara dengan nada rendah hati. Sebagai ketua ranting yang baru, ia mengakui masih banyak hal yang harus dipelajari.

“Kami berharap dapat bersinergi dengan semua pihak untuk menciptakan kedamaian dan memajukan masyarakat adat di wilayah ini,” ujar Masdiri, yang kini mengemban amanah kepemimpinan periode 2026–2031.

Nada haru juga terasa ketika Ketua RT 002, Mudin, menyampaikan sambutannya. Di hadapan para pengurus provinsi, tokoh masyarakat itu mengaku bangga sekaligus terharu atas kunjungan langsung pimpinan Damang ke wilayah mereka—sesuatu yang disebutnya baru pertama kali terjadi.

“Ibarat induk mendatangi anaknya, ini adalah suatu hal yang luar biasa,” kata Mudin, menggambarkan kedekatan emosional yang terbangun dalam pertemuan tersebut.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal DADMB Provinsi Kalimantan Selatan, Kapau F., menegaskan bahwa organisasi Damang Adat Dayak Meratus Borneo telah terbentuk dan eksis di 13 kabupaten/kota se-Kalimantan Selatan. Sebagai penggerak administrasi organisasi di tingkat provinsi, Kapau mengingatkan pentingnya koordinasi.

“Setiap kegiatan di daerah agar dilaporkan ke provinsi sebagai bentuk sinergi dan penguatan organisasi,” tegasnya, sembari memastikan bahwa kepengurusan DADMB Ranting Kotabaru periode 2026–2031 telah resmi berjalan.

Kehadiran Ketua DADMB Tanah Bumbu, Ela, turut menegaskan bahwa silaturahmi itu bukan hanya milik satu wilayah. Sebagai pimpinan dari kabupaten tetangga, ia menjadi simbol kebersamaan lintas daerah dalam satu payung adat yang sama.

Arahan strategis kemudian disampaikan Ketua Damang Provinsi Kalimantan Selatan, Hamdi. Dalam kapasitasnya sebagai pimpinan tertinggi DADMB di tingkat provinsi, Hamdi menekankan pentingnya verifikasi dan penguatan struktur ranting di seluruh kabupaten/kota. Menurut dia, langkah tersebut penting agar organisasi berjalan efektif dan mampu menjalin kerja sama dengan pemerintah daerah serta aparat keamanan.

“Dengan sinergi yang baik, kita dapat bersama-sama menciptakan suasana damai di masing-masing wilayah. Keberadaan DADMB diharapkan mampu menampung aspirasi masyarakat adat dan mewujudkan keadaan yang lebih baik ke depan,” tegas Hamdi.

Di sisi lain, perhatian terhadap generasi muda juga mengemuka. Wakil Damang Ranting Kotabaru, Ardiansyah, memanfaatkan forum itu untuk menyampaikan aspirasi terkait pembinaan anak-anak adat yang bercita-cita menjadi anggota TNI atau Polri. Sebagai wakil pimpinan ranting yang bersentuhan langsung dengan masyarakat, ia mendorong persiapan sejak dini.

“Kami mengimbau kepada pemuda dan orang tua untuk mulai mempersiapkan putra-putrinya yang ingin mendaftar Polisi atau TNI. Bisa dimulai dengan mengikuti bimbingan belajar serta latihan fisik seperti renang, lari, dan keterampilan dasar lainnya. Ini penting agar mereka lebih siap bersaing,” ujarnya.

Menjelang akhir acara, percakapan ringan dan tawa kecil terdengar di antara peserta. Di tengah arus perubahan zaman, silaturahmi itu menjadi penegas bahwa adat bukan sekadar warisan masa lalu, melainkan fondasi nilai yang terus dirawat bersama. Di Balai Adat Balian Lawiansyah Arga, semangat menjaga budaya Dayak Meratus bertemu dengan komitmen membangun kualitas sumber daya manusia—sebuah langkah kecil yang diharapkan bergaung besar bagi masa depan masyarakat adat di Kalimantan Selatan. (Ril)

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *