Kotabaru, Kalsel | TAKAM5.COM – Pasangan calon Bupati Kotabaru nomor urut 1, Rusli-Syairi, yang diusung oleh partai politik, dinilai memiliki keunggulan strategis dalam menjalankan program pembangunan. Menurut Ir. Bahrudin, tokoh Penggagas Dob. Tanah Kambatang Lima (Takam5), dukungan partai politik bukan hanya soal memenangkan pemilu, tetapi juga memperkuat jalannya pemerintahan.
“Paslon yang diusung partai politik memiliki infrastruktur yang kuat, mulai dari jaringan politik di tingkat daerah hingga nasional. Ini memudahkan mereka dalam menjalankan program karena hubungan yang baik dengan legislatif dan birokrasi sudah terbentuk,” ujar Bahrudin, di kediamannya kawasan gunung manangguk kecamatan Pulau Laut sigam, Minggu (20/10).
Mantan camat pulau Laut Timur ini pun menambahkan, bahwa partai politik juga menyediakan akses terhadap sumber daya yang diperlukan untuk memenangkan pemilihan, mulai dari dana kampanye hingga tenaga kerja dan logistik. Ia juga menekankan bahwa paslon yang didukung partai lebih terkontrol dalam menjalankan program-programnya karena partai yang mengusung mereka akan terus mengawasi kinerja tersebut.
“Dengan kontrol dari partai, akuntabilitas meningkat. Apa yang mereka janjikan dalam kampanye akan lebih mudah diwujudkan karena dukungan dan pengawasan dari legislatif juga sejalan,” jelasnya.
Lebih lanjut, Bahrudin menyoroti pentingnya sinergi antara eksekutif dan legislatif. Ia menilai bahwa keselarasan program antara keduanya memungkinkan pemerintah melayani masyarakat dengan lebih cepat dan efektif.

Pemekaran DOB Tanah Kambatang Lima Berpengaruh pada Keputusan Politik
Terkait tuntutan pemekaran Daerah Otonomi Baru (DOB) Tanah Kambatang Lima, Bahrudin menyatakan bahwa hal tersebut sangat berpengaruh pada keputusan politik. Sinergi antar partai politik, menurutnya, akan mempercepat proses pemekaran dan memperkuat posisi tawar daerah di tingkat nasional.
“Pemekaran DOB Tanah Kambatang Lima adalah bagian dari strategi politik untuk mempercepat pembangunan. Banyak keputusan penting lahir dari politik, dan sinergi antar partai politik memungkinkan eksekutif menjalankan program-program unggulan dengan lebih efektif,” ungkapnya.
Bahrudin optimistis bahwa dengan dukungan politik yang solid, terutama dari partai-partai besar, pemekaran DOB ini akan segera terwujud.
(Red).





