TAKAM5.COM | Tanah Bumbu, Kalsel – Kabar duka mendalam menyelimuti Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan. Salah satu tokoh kunci perjuangan pemekaran Kabupaten Tanah Bumbu, H. Hasudungan bin Ca’bu, berpulang ke rahmatullah pada Minggu, 8 Februari 2026, sekitar pukul 03.00 WITA dalam usia 63 tahun.

Kepergian almarhum menjadi kehilangan besar bagi masyarakat Bumi Bersujud. Sosoknya dikenal sebagai pejuang daerah yang konsisten, berintegritas, serta memiliki dedikasi tinggi dalam mengawal aspirasi masyarakat hingga terbentuknya Kabupaten Tanah Bumbu sebagai daerah otonom.

Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Tanah Bumbu, H. Hasanuddin Murat, S.Ag., M.A., menyampaikan belasungkawa sedalam-dalamnya. Ia menyebut H. Hasudungan sebagai figur sentral yang memiliki peran historis bagi daerah.

“Atas nama pribadi dan pimpinan DPRD Kabupaten Tanah Bumbu, saya mengucapkan turut berduka cita yang mendalam atas berpulangnya H. Hasudungan. Beliau adalah salah satu tokoh besar penuntut berdirinya kabupaten ini, sosok yang sangat berjasa bagi kita semua,” ujar H. Hasanuddin

Menurutnya, almarhum memiliki kiprah luar biasa, baik di panggung politik maupun organisasi kemasyarakatan. Dedikasi almarhum dinilai tidak pernah surut dalam mengawal pembangunan di Tanah Bumbu.

“Banyak kontribusi pemikiran almarhum yang telah diwujudkan dalam pembangunan daerah. Semangat dan program yang beliau rintis akan terus menjadi inspirasi bagi kami untuk melanjutkan kemajuan Tanah Bumbu,” tambahnya.

H. Hasanuddin juga mengenang kedekatan pribadinya dengan almarhum yang sudah dianggap sebagai mentor. Ia mengungkapkan bahwa sejak awal dirinya menjabat sebagai anggota dewan, H. Hasudungan selalu setia mendampingi dan berdiskusi mengenai arah masa depan daerah.

“Bagi saya, beliau bukan sekadar tokoh perjuangan, tapi juga sahabat dan mentor politik. Beliau selalu memberikan nasihat serta menjadi penyeimbang dalam perbedaan pendapat. Pesan beliau tentang arti kebersamaan dan kesetiakawanan akan selalu saya ingat,” kenangnya dengan nada haru.

Profil Singkat

H. Hasudungan lahir pada tahun 1963. Selain dikenal sebagai tokoh pemekaran, almarhum juga pernah mengemban amanah sebagai Staf Khusus Bupati Tanah Bumbu (periode 2021–2024). Ia dikenal vokal dalam menyampaikan gagasan strategis demi kepentingan masyarakat di berbagai forum resmi.

Di akhir pernyataannya, H. Hasanuddin memanjatkan doa terbaik untuk almarhum dan keluarga yang ditinggalkan.

“Semoga Allah SWT menerima amal ibadah beliau, mengampuni segala kekhilafannya, dan menempatkan beliau di tempat terbaik. Semoga almarhum wafat dalam keadaan husnul khatimah. Kepada keluarga yang ditinggalkan, semoga diberikan ketabahan dan keikhlasan,” pungkasnya.

Jasa para pejuang daerah akan selalu abadi dalam ingatan masyarakat. Selamat jalan, H. Hasudungan. Pengabdianmu akan selalu dikenang oleh sejarah Tanah Bumbu. (Team)

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *