Jakarta, TAKAM5.COM – Ketua DPRD Kotabaru, Suwanti, dan Wakil Ketua I DPRD Kotabaru, Awaludin, menegaskan dukungan penuh terhadap upaya Bupati H. Muhammad Rusli dalam mempercepat pemerataan akses internet di Kotabaru. Hal ini mereka sampaikan saat mendampingi Bupati dalam pertemuan dengan Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) pada Senin (17/03/2025) di Jakarta.
Ketua DPRD Kotabaru, Suwanti, menilai akses internet yang merata menjadi kebutuhan mendasar bagi masyarakat, terutama di daerah terpencil. Ia menegaskan bahwa DPRD siap mendukung langkah pemerintah daerah dalam merealisasikan pembangunan jaringan internet yang lebih luas dan merata.
“Kami di DPRD sangat mengapresiasi langkah cepat Bupati dalam mengupayakan pemerataan jaringan internet. Ini bukan sekadar soal konektivitas, tetapi juga terkait dengan pendidikan, layanan publik, dan perkembangan ekonomi digital di Kotabaru,” kata Suwanti.
Ia juga menyoroti pentingnya kerja sama antara pemerintah daerah, legislatif, dan pemerintah pusat agar rencana pembangunan Base Transceiver Station (BTS) di 65 titik lemah sinyal bisa segera direalisasikan.
“Banyak masyarakat yang selama ini mengalami kesulitan akses internet, padahal ini sangat penting bagi anak-anak sekolah, pelaku usaha, dan pelayanan pemerintahan. Kami di DPRD akan terus mengawal agar program ini berjalan optimal,” tambahnya.
Senada dengan Suwanti, Wakil Ketua I DPRD Kotabaru, Awaludin, juga menegaskan pentingnya percepatan pembangunan infrastruktur telekomunikasi di daerah yang masih mengalami kendala sinyal.
“Kami menyambut baik inisiatif Bupati dalam mengajukan dukungan dari pemerintah pusat untuk pembangunan BTS di Kotabaru. Ini langkah konkret yang sangat dibutuhkan masyarakat, terutama di wilayah yang selama ini sulit mendapatkan sinyal,” ujar Awaludin.
Ia juga menyoroti pentingnya koordinasi dengan PLN untuk memastikan ketersediaan listrik di daerah blankspot agar pembangunan BTS dapat berjalan tanpa hambatan.
“Kami dari DPRD siap mendukung, baik dari sisi regulasi maupun penganggaran daerah jika diperlukan. Yang terpenting, akses internet harus segera merata agar masyarakat Kotabaru tidak tertinggal dalam era digital ini,” tutupnya.
(*)





