Kotabaru, Kalsel | TAKAM5.COM – PT. Sawita Karya Manunggul (PT. SKM) Pamukan Estate yang terletak di Desa Rampa Manunggul, Kecamatan Sampanahan, Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan, tengah mempersiapkan lahan seluas 50 hektar (Ha) untuk program penanaman jagung. Dari total luas lahan, 16 Ha sudah dibuka, dan 3,5 Ha di antaranya telah ditanami bibit jagung yang tumbuh dengan baik dan merata.
Perusahaan yang fokus pada pertanian ini telah menyiapkan 150 kg bibit jagung, di mana 48 kg di antaranya telah digunakan. Selain bibit jagung, PT. SKM juga menyediakan berbagai jenis pupuk, termasuk 62.000 kg pupuk organik, 6.200 kg Dolomit, 5.100 kg Urea, 3.000 kg TSP, dan 3.000 kg MOP. Sampai saat ini, sekitar 1.000 kg pupuk organik dan 15 kg pupuk urea telah diaplikasikan untuk mendukung pertumbuhan tanaman jagung.
Namun, program ini tidak tanpa tantangan. Cuaca ekstrem, terutama hujan deras yang sering turun, menjadi kendala utama dalam proses penanaman. Selain itu, keterbatasan alat untuk membuka lahan juga menghambat kelancaran persiapan. Meski demikian, semangat untuk terus melanjutkan program ini tetap tinggi di kalangan semua pihak yang terlibat.
Kanit Samapta Polsek Sungai Durian, AIPTU Roi Tobing, S.H., bersama Bhabinkamtibmas BRIPTU Juan Setiady, turut mengambil peran aktif dalam mendukung keberhasilan program penanaman jagung. Mereka bersinergi dengan PT. SKM untuk merawat dan memelihara tanaman jagung ini. Selain itu, program ini juga berkontribusi pada pencapaian Asta Cita Presiden RI dalam memperkuat ketahanan pangan nasional melalui budidaya jagung.
Polres Kotabaru dan jajaran kepolisian lainnya juga menyatakan komitmen untuk terus mendukung ketahanan pangan nasional. Pemanfaatan lahan yang selama ini belum tergarap diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan produksi pangan lokal.
Dengan tujuan untuk meningkatkan ketahanan pangan, program penanaman jagung ini juga diharapkan membuka lapangan pekerjaan baru bagi masyarakat sekitar dan memberikan dampak positif terhadap perekonomian lokal. Kapolsek Sungai Durian, IPTU Tri Wibawa, S.H., optimis program ini akan sukses dan memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat Kabupaten Kotabaru.
(*/Ril/HPK)





