Kotabaru | TAKAM5.COM – Seorang pria berinisial MF (32) ditemukan tewas diduga akibat gantung diri di Desa Magalau Hulu, Kecamatan Kelumpang Barat, Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan, pada Senin (12/5/25) sore.
Jenazah korban pertama kali ditemukan oleh dua rekannya yang tinggal di lingkungan kerja yang sama. Keduanya mendatangi tempat tinggal korban setelah dihubungi oleh seorang perempuan berinisial MY yang merupakan orang terdekat korban. Mereka menemukan korban dalam posisi tergantung dengan tali nilon di bagian belakang rumah, tepatnya di dekat kamar mandi.
Kapolsek Kelumpang Barat, IPTU Hendrie Ade, membenarkan peristiwa tersebut. Ia menyebutkan bahwa korban sudah dalam kondisi tidak bernyawa saat tim kepolisian tiba di lokasi kejadian sekitar pukul 15.00 Wita.
“Korban ditemukan tergantung, dan berdasarkan hasil pemeriksaan sementara serta keterangan saksi, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan fisik di tubuh korban,” ujar IPTU Hendrie saat dikonfirmasi.
Polisi menemukan sejumlah barang di lokasi kejadian, termasuk potongan tali nilon sepanjang dua meter yang diduga digunakan korban, serta pakaian dan telepon genggam milik korban.
Berdasarkan keterangan sejumlah saksi, korban sempat menunjukkan gejala tekanan batin dalam beberapa waktu terakhir. Ia disebut mengalami beban psikologis terkait urusan pribadi dan masa depannya. Bahkan, pada pagi hari sebelum kejadian, korban sempat melakukan panggilan video dan menyampaikan ancaman akan mengakhiri hidupnya.
“Korban diduga mengalami stres berat. Dari hasil visum, penyebab kematian murni karena kehabisan oksigen akibat jeratan di leher,” terang IPTU Hendrie.
Pihak keluarga telah menyatakan menerima kejadian ini sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi terhadap jenazah korban. Jenazah telah diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan.
Polisi mengimbau masyarakat agar lebih memperhatikan kondisi mental orang-orang terdekat dan tidak ragu mencari bantuan profesional apabila menghadapi tekanan hidup berat. (Ril)





