Kotabaru, Kalsel | TAKAM5.COM – Kabupaten Kotabaru semakin mengukuhkan posisinya sebagai salah satu pusat olahraga dirgantara nasional. Hal itu ditandai dengan suksesnya penyelenggaraan Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Gantole dan Paralayang yang berlangsung di kawasan Bukit Mamake Hills dan Bukit Bapake serta resmi ditutup oleh Wakil Bupati Kotabaru, Syairi Mukhlis, mewakili Bupati Kotabaru, Rabu (24/6/2026) sore.
Kejuaraan yang diikuti hampir 50 atlet dari 11 provinsi di Indonesia tersebut mendapat apresiasi tinggi dari berbagai pihak. Kawasan Bukit Mamake dan Bukit Bapake dinilai sebagai salah satu venue olahraga dirgantara terbaik di Indonesia karena memiliki kombinasi bentang alam perbukitan, panorama laut yang indah, area lepas landas (take-off) yang ideal, serta kawasan pendaratan (landing area) yang luas dan aman bagi atlet gantole maupun paralayang.
Ketua Komite Gantole Indonesia, Abdul Musthofa, mengungkapkan kekagumannya terhadap fasilitas olahraga udara yang dimiliki Kotabaru. Menurutnya, daerah ini memiliki sarana yang lengkap untuk berbagai cabang olahraga dirgantara, mulai dari paralayang, gantole hingga paramotor.
“Keindahan lanskap yang memadukan pegunungan dan laut menjadi nilai tambah yang sulit ditemukan di lokasi lain di Indonesia. Dengan karakteristik alam yang dimiliki, Kotabaru sangat berpotensi menjadi tuan rumah kejuaraan internasional bahkan kejuaraan dunia,” ujar Musthofa.
Selain menjadi arena kompetisi, venue Bukit Mamake dan Bukit Bapake juga dinilai mampu berkembang sebagai destinasi sport tourism unggulan yang dapat menarik atlet, wisatawan, dan komunitas dirgantara dari berbagai daerah di Indonesia maupun mancanegara.
Sementara itu, Wakil Bupati Kotabaru Syairi Mukhlis mengatakan bahwa pelaksanaan kejuaraan ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi olahraga dirgantara, tetapi juga menjadi sarana mempererat persaudaraan, meningkatkan prestasi atlet, serta memperkenalkan potensi wisata alam Kabupaten Kotabaru ke tingkat nasional maupun internasional.
“Saya memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Federasi Aero Sport Indonesia, panitia pelaksana, seluruh sponsor, relawan, aparat keamanan, serta seluruh pihak yang telah bekerja keras sehingga kegiatan ini dapat terselenggara dengan baik dan sukses,” ucapnya.
Ia juga berharap kegiatan International Paragliding Accuracy Championship Series 2 Tahun 2026 dapat berlangsung sukses dan menghasilkan prestasi terbaik bagi para atlet.
“Kepada seluruh peserta, saya mengucapkan selamat bertanding. Junjung tinggi sportivitas, keselamatan, persahabatan, dan semangat kompetisi yang sehat. Semoga kegiatan ini dapat memperkuat posisi Indonesia, khususnya Kabupaten Kotabaru, sebagai salah satu destinasi olahraga dirgantara yang diperhitungkan,” tambahnya.
Pada kesempatan tersebut juga dilakukan penyerahan hadiah kepada para juara Nasional Gantole Series 1 Ketepatan Mendarat (KTM Fly).
Untuk Kelas High Performance Individu A, juara pertama diraih Sulis Widodo dari Jawa Tengah, juara kedua Ayat Supriatna dari Jawa Barat, dan juara ketiga Roki Rogala dari Kalimantan Selatan.
Pada Kelas Intermediate Individu B, Supardi dari Jawa Tengah berhasil meraih juara pertama, disusul Irvan Ompusunggu dari Sumatera Utara sebagai juara kedua, dan Yuana Putri Ramadhani dari Nusa Tenggara Barat di posisi ketiga.
Sementara pada Kelas High Performance Beregu A, kontingen Jawa Tengah keluar sebagai juara pertama, diikuti Sumatera Barat di posisi kedua dan Jawa Barat sebagai juara ketiga.
Penutupan kejuaraan turut dihadiri Kepala Pusat Teritorial TNI Angkatan Udara, Marsekal Pertama TNI Ignatius Wahyu Anggoro. Dalam kesempatan tersebut juga dilakukan penyerahan sertifikat venue serta pemberian brevet kehormatan paralayang sebagai bentuk apresiasi terhadap dukungan dan pengembangan olahraga dirgantara di Kabupaten Kotabaru.
Dengan keberhasilan penyelenggaraan Kejurnas ini, Kotabaru semakin menunjukkan kapasitasnya sebagai destinasi unggulan olahraga dirgantara nasional yang siap bersaing di tingkat internasional.
(Syamsir)





