KOTABARU, KALSEL | TAKAM5.COM — Koperasi Laut Timur Bersatu menggelar Rapat Anggota Luar Biasa (RALB) pada Sabtu, 10 Oktober 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Essen Coffee & Eatery, Jalan H. Agus Salim, Kabupaten Kotabaru.
Koperasi Laut Timur Bersatu dibentuk dengan dukungan sejumlah kepala desa di Kecamatan Pulau Laut Timur. Dukungan tersebut menjadi salah satu bagian penting dalam mendorong terbentuknya koperasi yang diharapkan dapat membuka peluang usaha dan meningkatkan keterlibatan masyarakat dalam kegiatan ekonomi di wilayah tersebut.
RALB turut dihadiri perwakilan Dinas Koperasi Kabupaten Kotabaru serta sejumlah kepala desa dari Kecamatan Pulau Laut Timur. Kehadiran Dinas Koperasi menjadi bagian dari pembinaan sekaligus dukungan pemerintah daerah terhadap keberadaan dan pengembangan Koperasi Laut Timur Bersatu.
Rapat tersebut diikuti puluhan pengurus dan anggota koperasi. Sejumlah agenda organisasi dibahas dalam RALB, termasuk penetapan kepengurusan baru.
Hasil rapat menetapkan Arsalim sebagai Ketua Koperasi Laut Timur Bersatu.
Arsalim menyampaikan terima kasih atas kehadiran Dinas Koperasi Kabupaten Kotabaru serta dukungan sejumlah kepala desa yang sejak awal turut mendorong terbentuknya koperasi tersebut.
Menurut Arsalim, Koperasi Laut Timur Bersatu didirikan dengan tujuan mengembangkan usaha di bidang jasa kontraktor pertambangan. Untuk tahap awal, koperasi akan melihat sejumlah peluang usaha yang dapat dikembangkan sesuai dengan kemampuan dan potensi daerah.
“Koperasi Laut Timur Bersatu didirikan bertujuan usaha jasa kontraktor pertambangan. Untuk tahap awal kami cenderung ke usaha cangkul, bahasa orang lokal, serta penambangan secara kecil. Usaha lain yang potensial akan terus digali,” ujar Arsalim.
Ia mengatakan, ke depan koperasi akan terus menggali berbagai peluang usaha sekaligus membangun kemitraan dengan perusahaan yang beroperasi di wilayah Kecamatan Pulau Laut Timur.
Arsalim berharap proses administrasi dan perizinan koperasi dapat segera berjalan, termasuk pengurusan Izin Usaha Jasa Pertambangan (IUJP) melalui DPMPTSP Provinsi Kalimantan Selatan di Banjarbaru.
Dengan dukungan pemerintah daerah, kepala desa dan masyarakat, Koperasi Laut Timur Bersatu optimistis dapat berkembang serta menjadi salah satu mitra kontraktor di wilayah Ring 1 PT Sebuku Sejaka Coal.
Dalam sesi foto bersama, tercatat sebanyak 17 orang yang masih berada di lokasi. Sebagian peserta RALB telah meninggalkan tempat lebih dahulu setelah rangkaian kegiatan selesai. (Abd. Rasyid)





