Kotabaru, Kalsel | TAKAM5.COM – Satuan Tugas (Satgas) Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-123 kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Kali ini, mereka melaksanakan rehabilitasi (rehap) langgar di Desa Talusi, Kecamatan Pamukan Selatan, Kabupaten Kotabaru. Program ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya kegiatan keagamaan sekaligus memperkuat sarana ibadah.
Dansatgas TMMD Ke-123, Letkol Inf Bayu Oktavianto Sudibyo, menegaskan bahwa rehap langgar ini adalah bentuk nyata sinergi antara TNI, pemerintah, dan masyarakat. “Kami berharap langgar yang direhabilitasi ini dapat menjadi sarana yang lebih baik untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat, khususnya dalam mendukung kegiatan keagamaan,” ujarnya, Jumat (22/2/2025).
Proyek rehabilitasi ini melibatkan anggota Satgas TMMD Ke-123, masyarakat Desa Talusi, dan pemerintah setempat. Direncanakan, pekerjaan ini akan selesai dalam waktu 30 hari. Langgar yang direhabilitasi ini diharapkan tidak hanya menjadi tempat ibadah yang lebih layak, tetapi juga menjadi pusat kegiatan sosial dan keagamaan bagi warga setempat.
Masyarakat Desa Talusi menyambut antusias program ini. Salah satu warga, Ahmad (45), mengungkapkan rasa syukurnya atas perhatian yang diberikan oleh Satgas TMMD. “Kami sangat senang dengan adanya rehap langgar ini. Ini bukti bahwa pemerintah dan TNI peduli dengan kebutuhan kami. Semoga langgar ini bisa menjadi tempat yang lebih nyaman untuk beribadah dan berkegiatan,” ucapnya.
Program TMMD Ke-123 sendiri telah lama dikenal sebagai wujud nyata keterlibatan TNI dalam pembangunan desa. Selain fokus pada pembangunan infrastruktur, program ini juga menitikberatkan pada pemberdayaan masyarakat dan peningkatan kualitas hidup warga di daerah terpencil.
Rehabilitasi langgar di Desa Talusi ini menjadi salah satu contoh konkret bagaimana kolaborasi antara TNI, pemerintah, dan masyarakat dapat memberikan dampak positif bagi kehidupan warga. Diharapkan, langgar yang direnovasi ini dapat menjadi simbol kebersamaan dan semangat gotong royong yang terus dijaga oleh masyarakat Desa Talusi.
“Kami berkomitmen untuk terus mendukung program-program yang membawa manfaat langsung bagi masyarakat, terutama di daerah yang membutuhkan,” pungkas Letkol Bayu. (*/Ril/Diskominfoktb)





