Kotabaru, Kalsel | TAKAM5.COM – Seorang pekerja kontraktor berinisial A.S. (33) ditangkap oleh pihak Kepolisian Sektor (Polsek) Sungai Durian atas dugaan pencurian material besi di Pabrik Kelapa Sawit (PKS) Selabak Estate, Desa Manunggul Lama, Kecamatan Sungai Durian, Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan. Peristiwa ini terjadi pada Selasa (20/8) sekitar pukul 13.51 WITA.

Berdasarkan laporan polisi yang diterima pada Rabu (21/8/24), pelaku diketahui mengangkut material besi tanpa izin dari PKS Selabak Estate milik PT. Swadhaya Andika. A.S., yang merupakan pekerja kontraktor di PT. Laguna Mandiri Rantau Estate, datang ke lokasi kejadian sekitar pukul 09.00 WITA dan mulai memuat material besi ke dalam mobil pick-up Suzuki AVP berwarna hitam dengan nomor polisi DA 9037 ZF.

Kapolres Kotabaru AKBP Doli M. Tanjung, S.I.K., melalui Kapolsek Sungai Durian, IPDA Tri Wibawa, mengonfirmasi bahwa A.S. tertangkap tangan oleh Indra Lesmana, staf manajemen PT. Laguna Mandiri Rantau Estate yang bertanggung jawab atas pengawasan izin pengangkutan material besi tersebut. “Menurut SOP, setiap pengambilan material harus melalui manajemen, namun pelaku berdalih bahwa pengangkutan material ini adalah inisiatif pribadinya,” ungkap Kapolsek.

Setelah dilakukan penimbangan, material limbah besi yang dicuri tersebut diperkirakan memiliki berat sekitar 1 ton dengan nilai kerugian mencapai Rp3.800.000. Menyadari adanya pelanggaran, PT. Swadhaya Andika langsung melaporkan kejadian ini ke Polsek Sungai Durian untuk ditindaklanjuti.

Polisi saat ini telah mengamankan sejumlah barang bukti, termasuk mobil pick-up, tabung gas las, set blender cutting torch, dan material limbah besi. “Pelaku mengakui bahwa ia melakukan pencurian ini seorang diri dan tanpa sepengetahuan manajemen,” jelas Kapolsek.

Pelaku saat ini ditahan di Polsek Sungai Durian untuk penyelidikan lebih lanjut. Kasus ini menjadi perhatian karena melibatkan tindakan pencurian yang dilakukan oleh pihak yang dipercaya sebagai pekerja di lokasi tersebut.

(Ril***).

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *