Kotabaru, Kalsel | TAKAM5.COM – Semangat kebersamaan warga RT 11 Desa Serongga, Kecamatan Kelumpang Hilir, Kabupaten Kotabaru, begitu terasa saat malam tiba. Di bawah remang lampu jalan, mereka menjalankan kegiatan pos kamling dengan penuh tawa dan keakraban. Ronda malam di kampung ini tak sekadar menjaga keamanan, tapi juga menjadi momen mempererat silaturrahmi.

Sebelum patroli keliling dimulai, warga berkumpul di pos ronda. Suasana hangat tercipta dari senda gurau, permainan kartu remi dan domino, hingga obrolan ringan yang menyegarkan pikiran.

“Kalau cuma jaga keamanan, mungkin bosan. Tapi karena dilakukan bareng-bareng, jadi terasa ringan. Malah seru,” kata Agus Surya, salah satu tokoh warga setempat.

Yang unik dari ronda di Desa Serongga ini adalah tradisi “toples seribu rupiah”. Setiap malam, warga meletakkan uang seribu rupiah ke dalam toples yang diletakkan di depan atau samping rumah. Uang ini akan dikumpulkan oleh kelompok ronda yang berkeliling. Jika ada yang meletakkan lebih, mereka akan diberi kembali selisihnya sebagai bentuk komitmen bersama agar kontribusi tetap merata.

Dana yang terkumpul itu kemudian dikelola mandiri oleh warga untuk pembangunan serta kebutuhan operasional pos ronda, mulai dari perlengkapan jaga hingga renovasi ringan serta keperluan lainnya.

“Ini swadaya murni. Dari warga, untuk warga,” lanjut Agus.

Tradisi ini telah membentuk semangat gotong royong yang kuat di tengah masyarakat. Kegiatan sederhana ini justru memperlihatkan wajah solidaritas yang masih tumbuh subur di desa Kalimantan Selatan. (***)

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *