Kotabaru, Kalsel | TAKAM5.COM – Persiapan pemberangkatan jamaah haji asal Kabupaten Kotabaru tahun 2025 terus dimatangkan. Kepala Kementerian Agama (Kemenag) Kotabaru, Dr. H. Ahmad Kamal, M.Ag, menyampaikan berbagai tahapan yang telah dilalui dalam talk show spesial bertajuk Persiapan Keberangkatan Haji 2025 yang disiarkan langsung melalui channel YouTube LPPL Radio Gema Saijaan, Jumat (18/4/25) pagi.

Dalam dialog yang dipandu host H. Kisra Syarwansyah tersebut, Ahmad Kamal mengungkapkan bahwa Kabupaten Kotabaru akan memberangkatkan sebanyak 178 calon jamaah haji tahun ini, yang tergabung dalam kloter 11 embarkasi Banjarmasin (BDJ).

“Kita nanti tergabung dalam kloter 11 BDJ, bersama jamaah dari Kabupaten Tanah Bumbu dan Banjarmasin. Dari Kotabaru akan berangkat pada 23 Mei, masuk asrama haji pada 24 Mei, dan terbang ke tanah suci pada 25 Mei 2025 pukul 15.30 WITA,” jelas Ahmad Kamal.

Ia juga memastikan bahwa berbagai keperluan administratif dan perlengkapan haji sudah disalurkan kepada seluruh jamaah.

“Paspor, visa kesehatan, tas haji, hingga buku panduan sudah kita distribusikan ke para jamaah. Ini bagian dari ikhtiar kita agar tidak ada yang tertinggal dan semua berjalan sesuai rencana,” ujarnya.

Menjelang keberangkatan, para calon jamaah juga akan mengikuti bimbingan manasik haji yang akan berlangsung selama 10 hari, mulai 19 hingga 28 April 2025. Pelaksanaannya akan dibagi di dua titik, yakni Masjid Agung Husnul Khatimah dan Masjid Apung Siring Laut.

“Besok, 19 April, kita akan mulai bimbingan manasik tingkat kabupaten dua kali dan tingkat kecamatan delapan kali, total sepuluh kali,” tambahnya.

Menariknya, pembukaan manasik haji tahun ini juga akan terhubung langsung secara daring dengan kegiatan nasional yang digelar oleh Kementerian Agama RI, sehingga seluruh daerah mengikuti serentak melalui Zoom Meeting.

Kemenag Kotabaru turut menaruh perhatian khusus pada jamaah haji lanjut usia (lansia). Dari total 178 jamaah, 10 di antaranya merupakan lansia yang akan mendapatkan prioritas pelayanan selama proses haji.

“Kita sudah data, ada 10 lansia dari Kotabaru. Nanti akan tergabung juga dengan lansia dari Tanah Bumbu dan Banjarmasin dalam kloter yang sama. Mereka menjadi prioritas dalam layanan, tanpa mengabaikan jamaah reguler,” tegasnya.

Dengan dukungan lintas sektor dan kesiapan teknis yang telah dilakukan, Ahmad Kamal berharap proses pemberangkatan haji tahun ini berjalan lancar, aman, dan penuh keberkahan.

“Semoga semua berjalan sesuai harapan. Jamaah kita sehat, lancar dalam ibadah, dan kembali ke tanah air dengan predikat haji yang mabrur,” pungkasnya.

(RIL).

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *