Kotabaru, Kalsel | TAKAM5.COM – Di tengah pelantikan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kotabaru periode 2024-2029, nama Sandri Alfandi, S.IP, mencuri perhatian publik. Pada usia 24 tahun, ia menjadi anggota DPRD termuda yang resmi dilantik dalam rapat paripurna di Gedung DPRD Kotabaru, lantai 3. Jl. H. Agus Salim, kawasan Kotabaru Tengah, Kecamatan Pulau Laut Utara, Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan, pada Senin (26/8/2024).
Sandri, yang merupakan kader Partai Gerindra, baru saja menyelesaikan studi S2 di Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (FISIP) Universitas Lambung Mangkurat (ULM) pada Juli lalu. Meski masih muda, ia sudah berani mengambil langkah besar di dunia politik. “Saya sendiri masih tak percaya bisa sampai ke titik ini,” ungkap Sandri, tak menyembunyikan rasa bangganya atas pencapaian luar biasa ini.
Mengenai motivasinya terjun ke dunia politik, Sandri mengaku didorong oleh keresahan pribadinya sebagai seorang pemuda yang tinggal di daerah perbatasan Kalimantan Selatan dan Kalimantan Timur, tepatnya di Desa Sengayam. “Saya melihat banyak ketidakadilan di daerah saya, dan itu yang memotivasi saya untuk terjun ke politik,” jelasnya.
Sandri menambahkan, dukungan dari keluarga, masyarakat sekitar, khususnya di dapil 3, serta latar belakang pendidikannya yang berfokus pada ilmu pemerintahan, menjadi faktor pendorong utama dalam memulai karier politiknya. “Alhamdulillah, dengan dorongan dari keluarga dan warga, serta pengetahuan saya tentang pemerintahan, saya merasa terpanggil untuk membawa perubahan,” tambahnya.
Sebagai pemuda yang baru menapaki dunia politik, Sandri menyadari banyak tantangan yang akan dihadapinya. Namun, ia bertekad kuat untuk memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat melalui amanah yang kini diembannya. “Saya ingin menunjukkan bahwa meskipun muda, kita bisa memberikan manfaat dan perubahan,” tegasnya.
Lebih lanjut, Sandri berpesan kepada generasi muda, terutama di Kotabaru, untuk tidak bersikap apatis terhadap politik. Menurutnya, setiap kebijakan, baik di bidang ekonomi maupun hukum, semuanya ditentukan melalui proses politik. “Jangan cuek dengan politik, karena masa depan kita juga ditentukan oleh keputusan politik,” pesannya, mengajak para pemuda untuk lebih aktif dan peduli.
(Red).





