TAKAM5.com | Kotabaru, Kalsel — Sekretaris Jenderal Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kalimantan Selatan, Andi Rustianto, mengingatkan generasi muda agar tidak terjerumus dalam praktik judi online yang kian marak. Fenomena tersebut dinilainya menjadi ancaman serius bagi masa depan pemuda, baik dari sisi ekonomi maupun moral.

Andi yang akrab dipanggil Andi Tian menuturkan, godaan keuntungan instan kerap membuat anak muda terlena. Padahal realitasnya, kerugian finansial, lilitan utang, hingga konflik keluarga justru menjadi dampak yang banyak terjadi.

“Judi online itu bukan jalan keluar, tapi jalan cepat menuju kehancuran. Masa depan pemuda jangan ditukar dengan harapan palsu,” ujarnya, Sabtu (7/2/2026).

Menurut dia, persoalan judi online tidak bisa dilihat sebagai masalah individu semata. Perlu keterlibatan berbagai pihak, mulai dari keluarga, tokoh agama, hingga pemerintah, guna memperkuat edukasi serta pengawasan terhadap pengaruh negatif di ruang digital.

Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) itu juga menegaskan komitmennya berada di barisan depan dalam upaya penyelamatan generasi muda. Organisasi kepemudaan, kata dia, harus mampu mengarahkan pemuda pada kegiatan yang lebih produktif dan membangun.

“Kami mengajak pemuda mengisi waktu dengan hal positif, seperti olahraga, aktif di organisasi, dakwah, dan berbagai kegiatan yang memberi manfaat. Pemuda Kalsel harus kuat, bersih, dan bermartabat,” tutur anggota DPRD Kabupaten Tanah Bumbu tersebut.

Imbauan ini disampaikan di tengah meningkatnya kasus kecanduan judi online yang menyasar kelompok usia muda di berbagai daerah. Andi berharap kesadaran kolektif dapat menjadi benteng utama untuk melindungi generasi penerus dari dampak buruk praktik tersebut.

(Ril)

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *