Kotabaru, Kalsel | TAKAM5.COM – Dalam rangka memperingati HUT ke-74, Korpolairud Polda Kalimantan Selatan menggelar aksi nyata berupa transplantasi terumbu karang di perairan Kotabaru, Selasa (19/11). Dengan tema “Polairud Presisi siap mengamankan sumber daya kelautan guna mewujudkan Indonesia Maju menuju Indonesia Emas,” acara ini menjadi bukti komitmen Polairud dalam menjaga ekosistem laut Indonesia.
Bertempat di Pelabuhan PT Arutmin Indonesia NPLCT, Desa Sarang Tiung, acara tersebut dihadiri oleh sejumlah pejabat tinggi, termasuk Direktur Polairud Polda Kalsel Kombes Pol Dr. Andi Adnan Syafruddin, SH, Kapolres Kotabaru AKBP Doli M. Tanjung, S.I.K. dan perwakilan dari PT Arutmin Indonesia. Selain itu, komunitas pemerhati terumbu karang dan kelompok nelayan setempat turut berpartisipasi aktif.

Aksi Bersama untuk Laut Indonesia
Port Manager PT Arutmin, Capt. Purwanto, dalam sambutannya menyebutkan bahwa transplantasi terumbu karang merupakan langkah strategis untuk memulihkan habitat laut. “Kolaborasi ini mencerminkan sinergi luar biasa antara Polri, perusahaan, dan masyarakat dalam mendukung ekonomi biru dan menjaga kekayaan bahari kita,” katanya.
Sementara itu, Kombes Pol Andi Adnan mengingatkan tentang pentingnya menjaga ekosistem laut di tengah ancaman kerusakan akibat aktivitas manusia. “Indonesia dikenal sebagai pusat segitiga terumbu karang dunia, tetapi lebih dari 30% terumbu karang kita telah rusak parah. Ini menjadi tanggung jawab kita bersama untuk memperbaiki dan melindunginya,” ujarnya.
Dalam pidatonya, ia juga menyoroti besarnya potensi perairan Indonesia sebagai tulang punggung ekonomi biru. “Kegiatan ini bukan sekadar seremonial. Transplantasi terumbu karang adalah investasi jangka panjang bagi generasi mendatang, baik sebagai pelestari ekosistem maupun mitigasi bencana pesisir,” tambahnya.
Transplantasi Simbolis dan Harapan Keberlanjutan
Sebagai simbol aksi nyata, transplantasi terumbu karang dilakukan langsung oleh pejabat yang hadir. Kegiatan ini mendapat apresiasi dari komunitas nelayan yang merasakan dampak langsung dari rusaknya ekosistem laut. Acara ditutup dengan sesi foto bersama, menandai komitmen bersama untuk melestarikan laut Indonesia.
Kegiatan yang berakhir pada pukul 11.30 WITA ini berlangsung dengan lancar dan kondusif. Polairud berharap aksi serupa dapat dilanjutkan di lokasi lain dengan melibatkan lebih banyak pihak, termasuk pemerintah daerah dan masyarakat maritim.
(Ril/*).
Tautan Eksternal:
Ekonomi Biru dan Potensi Kelautan Indonesia
Restorasi terumbu karang untuk investasi masa depan
Tautan Internal:
Sat Polairud Polres Kotabaru Gelar Layanan Kesehatan Gratis melalui Kapal Klinik Terapung
Satpolairud Polres Kotabaru Gelar Program Sambang Nusa Presisi di Selat Laut Kotabaru





