TANAH BUMBU, KALSEL | TAKAM5.COM – Jalan alternatif penghubung Tanah Bumbu–Banjarbaru memerlukan perhatian serius dari pemerintah daerah maupun pihak terkait. Pasalnya, di jalur tersebut ditemukan kerusakan parah berupa lubang besar di badan jalan yang kerap menyebabkan kecelakaan, terutama pada malam hari.
Pantauan awak media saat melintas pada Jumat (24/10/2025) malam, tepat di kawasan perbatasan Tanah Bumbu sebelum jembatan besi, terdapat lubang besar di atas tanjakan gunung. Kondisi lubang tersebut sudah memakan hampir separuh badan jalan, sehingga pengendara terpaksa mengambil jalur berlawanan untuk menghindar.
Situasi ini sangat berbahaya, terutama di malam hari ketika jarak pandang terbatas. Risiko tabrakan antar kendaraan dari arah berlawanan pun meningkat tajam.
Salah satu pengendara, Arief, mengaku ban mobilnya meledak setelah menabrak lubang tersebut.
“Waktu itu saya tetap di jalur kiri, tidak mau ambil jalur pengendara lain. Pas sampai di atas, saya kaget melihat lubang besar. Kalau saya belok ke kanan, takut tabrakan, jadi tetap jalan dan akhirnya ban mobil saya meledak. Padahal ban itu baru saya beli,” ujar Arief dengan nada kesal.
Menurut kesaksian warga lain bernama Adi, kecelakaan serupa sudah sering terjadi di titik tersebut.
“Di gunungan sebelah kiri itu sudah banyak mobil pecah ban karena tidak hafal jalan. Harusnya dipasang rambu peringatan di sana,” ungkapnya.
Dari pantauan di lapangan, setidaknya tiga kendaraan mengalami nasib serupa dalam semalam. Warga berharap pemerintah segera melakukan perbaikan dan memasang tanda peringatan agar tidak memakan korban lebih banyak.
(***)





