KOTABARU | TAKAM5.COM – Dilansir melalui media online https://borneopos.com/kecelakaan-kerja-pada-proyek-kementrian-pehubungan-di-bandara-kotabaru-korban-meningal. Kecelakaan kerja tragis yang terjadi pada Jumat, 24 Mei 2024, di lokasi proyek perpanjangan runway Bandara Gusti Sjamsir Alam (GSA) Kotabaru, Desa Stagen, Kecamatan Pulau Laut Utara, Kabupaten Kotabaru. Telah Menewaskan Seorang operator bulldozer, Muhammad Afrizal Pratama, setelah terlindas buldozer yang dioperasikannya. Sabtu (25/05/2024).
Kejadian bermula sekitar pukul 17.50 WITA ketika Muhammad Afrizal, yang merupakan operator bulldozer, berusaha memperbaiki mesin buldozer type D8 ESS merk Komatsu berwarna kuning yang tiba-tiba mati. Berdasarkan keterangan saksi, GED, yang berada di lokasi, Afrizal diminta untuk menyalakan kembali mesin buldozer. Saat mesin menyala, Afrizal terjatuh dari atas bulldozer dan terlindas.
Mengetahui kejadian tersebut, saksi GED bersama saksi lainnya, RD, segera membawa Afrizal ke RSUD menggunakan sepeda motor. Sayangnya, meski sempat mendapat pertolongan pertama dari tim medis, nyawa Afrizal tidak tertolong. Ia dinyatakan meninggal dunia tidak lama setelah tiba di RSUD.
Kasat Reskrim Polres Kotabaru, IPTU Muhammad Taufan Maulana, melalui rilis resmi menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan olah TKP dan memasang garis polisi di lokasi kejadian untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.
“Ya, ada kejadian kecelakaan kerja di proyek bandara. Sesaat setelah kejadian, kami langsung melakukan olah TKP,” ujar IPTU Muhammad Taufan Maulana.
(Red).
Sumber Berita:https://borneopos.com/kecelakaan-kerja-pada-proyek-kementrian-pehubungan-di-bandara-kotabaru-korban-meningal





