Kotabaru, Kalsel | TAKAM5.COM – Tugas Polri tidak hanya menjaga stabilitas keamanan, tetapi juga turut andil dalam berbagai aspek pembangunan bangsa, termasuk ketahanan pangan. Dalam rangka mendukung hal tersebut, Polri memulai pelatihan “Polisi Penggerak Ketahanan Pangan” pada Rabu (4/12/24).
Kegiatan yang dilaksanakan oleh Mabes Polri secara virtual ini berlangsung selama tiga hari, sejak 4 hingga 6 Desember 2024. Pelatihan diikuti oleh para Kabag SDM Polres, Perwira Staf Bag SDM Polres, Kapolsek, dan Polisi Penggerak Ketahanan Pangan dari desa-desa di setiap Polsek.
Program ini dirancang untuk membekali para peserta dengan kompetensi khusus dalam mendukung program pekarangan pangan bergizi, yaitu optimalisasi pemanfaatan pekarangan rumah sebagai sumber pangan. Dalam pelaksanaannya, polisi tidak bertindak sebagai petani, melainkan sebagai penggerak yang mendorong masyarakat untuk secara aktif terlibat dalam program ini.
Beberapa materi yang disampaikan dalam pelatihan ini meliputi:
– Peran Polri dalam Ketahanan Pangan Nasional
– Diskusi dan Studi Kasus: Penerapan program pekarangan pangan bergizi
– Perencanaan Strategis Program Desa
– Simulasi Pemetaan Desa dan Prioritas Program
– Kepemimpinan di Komunitas Pedesaan
– Monitoring dan Evaluasi Program
– Sustainable Development dan Penyusunan Roadmap Keberlanjutan Program.
Salah satu sesi penting dalam pelatihan ini adalah simulasi pemetaan desa dan penyusunan prioritas program pekarangan pangan bergizi. Sesi ini disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat di setiap wilayah agar program dapat diterapkan secara efektif.
Komitmen Polres Kotabaru
Kabag SDM Polres Kotabaru, AKP Mahmoud Terriady, menyampaikan bahwa dengan mengikuti pelatihan ini, Polres Kotabaru menegaskan komitmennya dalam mendukung terciptanya masyarakat yang tangguh, mandiri, dan berdaya. Melalui pendekatan inovatif ketahanan pangan di Kabupaten Kotabaru, Polri berharap mampu menjadi katalisator perubahan yang positif di tengah masyarakat.
“Pelatihan ini memberikan bekal strategis bagi personel kami untuk menjalankan peran mereka sebagai penggerak yang efektif, sehingga program ketahanan pangan berbasis desa dapat terlaksana dengan baik,” ujar AKP Mahmoud Terriady.
Polri sebagai Mitra Strategis Masyarakat
Melalui program ini, Polri tidak hanya menunjukkan kepeduliannya terhadap stabilitas pangan, tetapi juga memperkokoh perannya sebagai mitra strategis masyarakat dalam berbagai aspek pembangunan. Upaya ini sejalan dengan visi menciptakan masyarakat yang lebih tangguh, mandiri, dan berdaya dalam menghadapi tantangan global, termasuk dalam hal ketahanan pangan. (*/Ril/HPK).
Tautan Relevan:
Dukung Asta Cita Presiden, Bripka Agus Salim Bantu Petani di Lombok Timur







