Kotabaru, Kalsel | TAKAM5.COM – Tumpukan sampah terlihat menggunung di bibir sungai dekat jembatan kayu ulin tua di Desa Cantung Kanan, Kecamatan Hampang, Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan. Kondisi ini dikhawatirkan semakin memburuk, terutama saat musim hujan tiba.

Warga setempat mengungkapkan, ketika musim kemarau, sampah-sampah tersebut biasanya dibakar. Namun, jika hujan deras dan sungai meluap, sampah-sampah itu akan hanyut terbawa arus hingga ke hilir.

“Saat banjir, sampah terbawa hingga ke Sungai Cantung di Kelumpang Hulu. Sampahnya banyak sekali, sampai menumpuk di sana,” ujar salah satu warga yang tidak ingin disebutkan namanya, Jumat (4/10).

Aliran sungai dari Desa Cantung Kanan menuju Desa Banua Lawas, Kecamatan Kelumpang Hulu, memiliki jarak sekitar 27 kilometer. Penumpukan sampah di sepanjang aliran ini membuat kondisi sungai kian tercemar dan memicu kekhawatiran akan dampak lingkungan yang lebih luas.

Sampai saat ini, belum ada keterangan resmi dari pihak pemerintah desa terkait penanganan sampah tersebut. Kepala Desa Cantung Kanan, Najamudin, belum bisa dihubungi untuk dimintai tanggapan.

Pertanyaan juga muncul terkait keberadaan Tempat Pembuangan Sementara (TPS) di desa tersebut, yang hingga kini tampaknya belum tersedia.

Situasi ini menjadi perhatian serius, mengingat pentingnya pengelolaan sampah untuk menjaga kebersihan lingkungan serta mencegah kerusakan ekosistem sungai yang semakin parah.

 

(Red/ril Awas).

 

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *