Kotabaru, Kalsel | TAKAM5.COM – PT Pelindo Indonesia (Persero) Cabang Kotabaru menggelar kegiatan Coffee Morning di kantornya yang berlokasi di Jl. Raya Stagen KM 11 No. 09, Kecamatan Pulau Laut Utara, Kabupaten Kotabaru, pada Selasa (15/10), pukul 09.30 Wita. Pertemuan ini dihadiri oleh sejumlah pejabat penting dari berbagai instansi dan perwakilan perusahaan yang terkait dengan aktivitas pelabuhan.

General Manager Pelindo Kotabaru, Dhany Rachmat Agustian, memimpin pertemuan yang turut dihadiri oleh Kapolsek Pulau Laut Utara, Ipda M. Rifani, sebagai representasi Polres Kotabaru untuk memastikan keamanan dan kelancaran operasional di wilayah pelabuhan.
“Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat sinergi antara Pelindo dan para mitra dalam menghadapi berbagai tantangan yang ada serta memanfaatkan peluang yang muncul di sektor kepelabuhanan,” ujar Dhany dalam sambutannya.
Selain Dhany dan Ipda M. Rifani, hadir pula Pasintel Lanal Kotabaru, Kapten Laut (E) Yogo Darma, ST Han, yang menekankan pentingnya kolaborasi dalam menjaga keamanan maritim di wilayah perairan Kotabaru. Dari Polres Kotabaru, KBO Sat Polairud, Ipda Indra, SH, beserta dua anggota juga hadir untuk mendukung pengamanan di area perairan.
Di sektor perbankan, Pemimpin KCP BNI Kotabaru, Endah Murlitati, turut hadir memberikan dukungan finansial untuk memperkuat layanan perbankan bagi operasional perusahaan-perusahaan di area pelabuhan.
Sejumlah perwakilan dari perusahaan besar yang bergerak di sektor logistik dan maritim juga hadir dalam acara ini, di antaranya PT. AKR, PT. Panim, PT. Azaz, PT. TCK, PT. IBT, PT. Pelni, INSA Kotabaru, APBMI, PT. SPJM, PT. APT, PT. Badan Trans IDT, dan BKHIT. Kehadiran mereka memperlihatkan pentingnya kolaborasi antara Pelindo dan para mitra strategis dalam mendukung aktivitas logistik dan transportasi laut di wilayah Kotabaru.
Pertemuan ini diawali dengan sesi pembukaan oleh Dhany Rachmat Agustian yang memaparkan tantangan dan peluang yang dihadapi Pelindo dalam menjalankan fungsi-fungsi kepelabuhanan. Diskusi terbuka kemudian dilakukan, di mana para peserta berbagi pandangan dan ide untuk meningkatkan layanan pelabuhan dan menjaga keberlangsungan operasional.
(RED).





