Kotabaru, Kalsel | TAKAM5.COM – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Kotabaru menggelar sosialisasi peraturan perundang-undangan terkait organisasi kemasyarakatan (ormas) pada Senin (9/12). Kegiatan bertema “Penguatan Literasi Generasi Muda dan Organisasi Kemasyarakatan dalam Ketahanan Ekonomi” ini berlangsung di Aula Masjid Apung Siring Laut, Kotabaru.

Kegiatan ini dihadiri berbagai organisasi masyarakat dan institusi pendidikan, di antaranya Aliansi Wartawan Saijaan (AWAS), LIRA, BIDAK, SENKOM, PORDAYAK, Karang Taruna, Panca Marga, AKOBA, RUMPIS, PMII, GP Ansor, PPI, serta beberapa sekolah seperti SMAN 1, SMAN 2, MAN Kotabaru, MAN Darul Ulum, SMKN 1, SMKN 2, hingga perwakilan mahasiswa dari BEM STIKIP, BEM STIT, dan BEM Politeknik Kotabaru.

Dalam sambutannya yang dibacakan oleh Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Zainal Arifin, Bupati Kotabaru menegaskan pentingnya peran organisasi kemasyarakatan dalam pembangunan nasional.

“Organisasi kemasyarakatan memiliki peran strategis dalam memperkuat tatanan sosial dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Ia melanjutkan, bahwa kegiatan sosialisasi ini menjadi langkah penting untuk memberikan pemahaman kepada generasi muda mengenai peran ormas dalam berbagai sektor, khususnya ketahanan ekonomi.

“Tantangan ekonomi global saat ini menuntut inovasi dan peningkatan daya saing. Salah satu solusinya adalah memperkuat literasi ekonomi generasi muda melalui organisasi kemasyarakatan,” paparnya.

Bupati berharap, para peserta mampu memahami dasar hukum terkait ormas serta mengimplementasikan peran mereka dalam mendukung ketahanan ekonomi. Ia juga mendorong agar ormas lebih produktif dengan menciptakan peluang ekonomi melalui pemberdayaan masyarakat, penciptaan lapangan kerja, hingga pengembangan sektor ekonomi kreatif.

Sementara itu, Kepala Badan Kesbangpol Kotabaru, Hj. Melinda Ratna Agustina, menyebut kegiatan ini bertujuan meningkatkan literasi generasi muda agar mampu berkontribusi dalam ketahanan ekonomi dan nasional.

“Tugas utama Kesbangpol adalah memfasilitasi kegiatan seperti ini. Sedangkan program pemberdayaan masyarakat, UMKM, dan lainnya adalah tanggung jawab dinas terkait seperti Diskoperindag, Disparpora, Disnakertrans, dan Dinas Sosial,” jelasnya.

Melinda menambahkan, pihak Kesbangpol juga berperan dalam mendata kebutuhan dan membuka ruang diskusi antara ormas dan dinas terkait untuk mendukung implementasi program-program tersebut.

Ronal, salah satu peserta dari Aliansi Wartawan Saijaan (AWAS), mengapresiasi kegiatan yang digagas Kesbangpol.

“Kami berharap kegiatan ini diikuti dengan langkah konkret dari dinas-dinas terkait, termasuk dukungan anggaran untuk memperkuat organisasi kemasyarakatan dan kepemudaan,” harapnya.

Sosialisasi ini diharapkan menjadi titik awal sinergi antara pemerintah, ormas, dan generasi muda dalam membangun ketahanan ekonomi yang kokoh Di kabupaten Kotabaru. (*/Ril/Awas).

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *