Kotabaru, Kalsel | TAKAM5.COM – Pemerintah Kabupaten Kotabaru menggelar Batu Balingkun Kotabaru Jazz Fest (BBKJF) 2024 di Komplek Perkantoran Pemkab Sebelimbingan, Jumat (29/11). Festival ini digadang-gadang menjadi salah satu langkah strategis memperkenalkan musik jazz kepada masyarakat sekaligus mempromosikan Kotabaru sebagai destinasi wisata unggulan.

Dalam sambutan yang dibacakan Plh. Sekretaris Daerah Kotabaru, Khairul Aswandi, Bupati Kotabaru menegaskan bahwa acara ini merupakan wujud komitmen pemerintah untuk mendorong pertumbuhan seni musik, terutama jazz, yang memiliki daya tarik tersendiri bagi masyarakat lokal maupun wisatawan.

“Festival ini bukan hanya sekadar hiburan, tetapi juga momentum untuk menampilkan potensi seni dan budaya Kotabaru di kancah yang lebih luas. Sebagai daerah yang kaya akan keindahan alam dan warisan budaya, Kotabaru memiliki semangat untuk terus berkembang dan memberikan kontribusi positif pada seni dan pariwisata,” ujar Khairul Aswandi saat membuka acara tersebut.

Jazz dan Pariwisata dalam Harmoni

BBKJF 2024 berlangsung selama dua hari, dari 29 hingga 30 November, dengan menghadirkan sederet penampilan memukau. Mulai dari jam session musisi lokal hingga parade Jazz Banua Etnik, festival ini menjadi wadah bagi seniman jazz Kalimantan Selatan untuk unjuk gigi.

Pada malam pembukaan, penonton dimanjakan oleh penampilan SOKHI Band dari Jakarta yang beranggotakan talenta muda berbakat. Kehadiran para pengurus DPP PAPPRI, termasuk Sekjen PAPPRI Dwiki Dharmawan, Ita Purnamasari, dan Andre Hehanusa, turut menjadi daya tarik utama festival ini.

Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Kotabaru, Sony Tua Halomoan, menyampaikan apresiasinya terhadap acara yang masuk dalam kalender pariwisata Kotabaru tahun 2024 ini. Menurutnya, festival ini merupakan hasil kolaborasi dengan DPC PAPPRI Kabupaten Kotabaru sebagai penggerak utama dunia musik di daerah.

“Melalui BBKJF, kami ingin menonjolkan kekayaan budaya lokal dengan sentuhan musik jazz yang universal. Ini adalah langkah strategis untuk mempromosikan Kotabaru di mata dunia,” ungkap Sony.

Batu Balingkun Jadi Magnet Wisata Baru

Batu Balingkun, lokasi perkantoran Bupati Kotabaru yang berada di Desa Sebelimbingan, Kecamatan Pulau Laut Utara, dipilih sebagai tempat penyelenggaraan acara. Dengan lanskap alam yang indah, kawasan ini memberikan suasana yang harmonis antara seni musik dan keindahan alam.

Festival ini tidak hanya menghibur masyarakat, tetapi juga bertujuan menarik lebih banyak wisatawan untuk menikmati keragaman budaya serta pesona alam Kotabaru. Dalam sambutannya, Khairul Aswandi mengajak seluruh pihak mendukung penuh acara ini.

“Kami berharap, BBKJF 2024 dapat menjadi pengalaman tak terlupakan dan semakin mengukuhkan Kotabaru sebagai destinasi wisata yang berdaya saing,” tambahnya.

Antusiasme dan Harapan

Kehadiran berbagai tokoh, termasuk Forkopimda, perwakilan perusahaan seperti PT Arutmin, dan para kepala SKPD, mencerminkan antusiasme yang besar terhadap festival ini. Acara ini diharapkan mampu memberikan dampak positif, baik dari sisi seni maupun sektor pariwisata.

“Semoga BBKJF 2024 dapat menjadi inspirasi dan motivasi bagi kita semua untuk terus mendukung pengembangan seni dan budaya di Kotabaru,” tutup Sony.

BBKJF 2024 membuktikan bahwa musik jazz mampu menyatukan masyarakat sekaligus menjadi jembatan untuk memperkenalkan keindahan Kotabaru kepada dunia. Festival ini diharapkan menjadi ajang tahunan yang dinanti-nanti, tidak hanya oleh masyarakat lokal, tetapi juga pecinta jazz dari seluruh penjuru nusantara.

(*/Ril).

Eksternal Link: https://kemenparekraf.go.id/

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *